My Favorite Lipsticks for Spring/Summer 2018

Spring sudah datang.. sebenarnya datangnya sudah lama, sih, hehe. Malah cuaca di Wina sekarang sudah mulai agak panas, jadi tampaknya summer sudah di depan mata nih.

Supaya nggak ketelatan, saya mau share beberapa lipstik pilihan saya untuk spring/summer tahun ini.

Art Deco – Rosewood

Art Deco Cosmetics merupakan brand kosmetik asal Jerman. Masih termasuk drugstore makeup karena harga-harga kosmetiknya cukup terjangkau. Menurut saya, sih, harganya tengah-tengah lah, tidak tergolong mahal alias high-end, tapi tidak bisa dibilang murah banget. Menurut saya kualitasnya sesuai dengan harganya (meski saya baru mencoba produk lipstiknya saja).

Ada beberapa lipstik Art Deco yang saya miliki, tapi favorit saya adalah warna Rosewood ini. Teksturnya matte tapi nyaman banget dan cukup tahan lama. Rosewood ini kalau saya coba deskripsikan adalah warna mid-tone rosy pink, jadi warnanya tidak tergolong nude tapi juga bukan warna terang. It’s an easy everyday color. Jadi buat orang yang nggak suka dengan warna ngejreng dan punya medium skin tone seperti saya, pasti akan suka dengan warna ini.

Marc Jacobs Le Marc Lip Crème – Strawberry Girl

Sudah lama sebenarnya saya tertarik dengan lipstik keluaran Marc Jacobs ini, tapi saya bingung ingin pilih warna apa. Akhirnya beberapa minggu lalu, saat ke Jerman dan menemukan Sephora saya pun memutuskan untuk membeli lipstik ini.

Pilihan saya jatuh ke warna Strawberry Girl, yang saya deskripsikan sebagai warm pink coral. Warnanya cantik banget! Cocok untuk suasana spring/summer. Selain itu, formulanya yang creamy nyaman banget dan cukup melembapkan. Ketahanannya juga oke, karena setelah makan dan minum, warnanya masih tetap nempel. Saya juga coba membandingkan warna lipstik ini dengan beberapa warna coral yang saya miliki dan tidak ada satu pun yang warnanya mirip. Yes..! Nggak nyesal, deh, pilih warna ini.

L’Oreal x Balmain – Confession

Satu lagi warna lipstik dengan nuansa coral, tapi kali ini warnanya tampak lebih nude di bibir saya. Mungkin di bibir orang yang kulitnya lebih putih dari saya, warnanya tidak akan terlihat nude.

Saya juga coba membandingkan dengan beberapa lipstik nude serupa yang saya miliki dan warna ini cukup unik. I love this lipstick, karena formulanya yang nyaman di bibir, creamy meski teksturnya matte, dan cukup tahan lama.

Estee Lauder – Stronger

Kayaknya kurang seru kalau koleksi lipstik spring/summer tanpa warna pink keunguan favorit saya. Saya melihat koleksi lipstik Estee Lauder makin berkembang, karena makin banyak warna-warna bold yang keren banget.

Soal formula matte-nya juga nyaman di bibir dan sama sekali nggak bikin bibir jadi kering. Ketahanan lipstik ini di bibir juga oke banget, bahkan setelah makan dan minum, warnanya masih tampak jelas di bibir.

Maybelline x Gigi Hadid – Khair

Kalau soal lipstik matte keluaran drugstore, sudah pasti pilihan saya jatuh ke Maybelline. Saya selalu merasa cocok dengan formula matte dari lipstik Maybelline yang lembut, creamy, serta tahan lama (banget!).

Lipstik ini merupakan kolaborasi antara Maybelline dan Gigi Hadid. Saya memilih warna Khair, warna merah-oranye yang pas banget untuk spring/summer. Saya suka menggabungkan lipstik ini dengan lip liner dalam warna Austyn (juga dari koleksi Maybelline x Gigi Hadid) yang warnanya oranye terang. Dengan cara ini, warna bibir saya akan terlihat lebih intens warna oranye-nya.

Too Faced Melted Matte – It’s Happening

Hanya satu liquid lipstick yang masuk jadi favorit saya musim ini, yaitu Too Faced Melted Matte dalam warna It’s Happening (a bright magenta color).

Kalau suka pakai lipstik warna ngejreng, harus banget coba warna ini. Warnanya bold, intense, super pigmented, and super long wearing. Suka banget, deh, sama liquid lipstick yang satu ini.

MAC x Nicopanda – Toung ‘N’ Chic

Oke, oke.. warna plum seharusnya memang nggak masuk hitungan saat spring/summer ya. Tapi masalahnya saya lagi suka banget sama lipstik ini dan akhir-akhir ini lagi sering saya pakai.

Toung ‘N’ Chic merupakan warna plum yang sebenarnya menurut saya nggak terlalu gelap (nggak terkesan gothic atau vampy gitu), jadi masih oke untuk dipakai sehari-hari dan akan sangat cocok untuk dipakai saat pesta. Selain warnanya keren, saya juga suka banget formula matte-nya yang enak banget, bahkan terasa seperti nggak pakai lipstik. Ketika saya pikir warnanya sudah hilang pun, eh ternyata masih ada. Saatnya warnanya memudar, pengaplikasian ulangnya juga gampang dan nggak bikin bibir kering.

Oke itu dia pilihan lipstik saya untuk spring/summer kali ini. Saya nggak swatch lipstik-lipstik ini di bibir, karena sudah banyak swatches-nya di Instagram saya.

Silakan cek saja @bluestellar_

Thanks for reading this blog ❤️

Advertisements

MAC x Nicopanda Lipsticks Review (Toung ‘N’ Chic & Pop Babe)

I love MAC lipsticks! Pilihan warna lipstik MAC banyak banget, belum lagi formulanya pun berbeda-beda, tergantung preferensi masing-masing orang. Apakah suka yang matte, creamy, atau justru sheer? Semuanya ada.

Saya juga mulai suka mengoleksi kemasan lipstik MAC yang limited edition. Tapi saya tetap pilih-pilih. Saya beli bukan hanya kemasannya yang lucu, tapi karena saya juga suka warnanya.

Ketika saya tahu tentang kolaborasi MAC dengan brand Nicopanda, saya langsung tertarik. Nicopanda adalah brand yang diciptakan oleh Nicola Formichetti. Saya sebenarnya sudah ngefans sama Nicola sejak dia menjadi stylist Lady Gaga. Saya bahkan follow blog miliknya cuma untuk siapa desainer yang bajunta dipakai Lady Gaga di setiap video klipnya.

Setelah itu, Nicola juga sempat jadi Creative Director di rumah mode Mugler dan akhirnya dia mengembangkan brand busana street wear sendiri, Nicopanda.

Tadinya saya pikir koleksi kolaborasi ini nggak akan masuk Austria (fyi, biasanya koleksi limited edition ini nggak masuk di semua negara), ternyata saya salah. Begitu saya menemukan koleksi ini di counter MAC, saya langsung coba, dong.

Ada 6 lipstik di koleksi ini, mulai dari warna pink, ungu lavender, hijau mint, hingga hitam kebiruan. Sebenarnya koleksi MAC x Nicopanda juga punya produk lainnya, seperti full face kit, lipglass, dan face powder, tapi seperti biasa saya hanya tertarik pada koleksi lipstik.

Ada dua warna yang saya pilih, yaitu Toung ‘N’ Chic (matte deep plum) dan Pop Babe (matte bright clean pink).

Kalau dilihat memang sepertinya dua warna ini mirip dengan beberapa lipstik yang telah saya miliki sebelumnya. Ah well, namanya juga kolektor lipstik (hehe.. pembenaran).

Warna Toung ‘N’ Chic ini bagus banget. Saya coba swatch (saat di toko) dengan warna Rebel. Memang mirip, tapi Rebel agak sedikit lebih muda dan teksturnya satin. Menurut saya formula matte lipstik Toung ‘N’ Chic ini nyaman banget (overall, lipstik matte keluaran MAC memang nyaman, tapi ada pula beberapa warna yang juga bikin kering. Jadi kadang tergantung warnanya juga). Lipstik ini juga cukup tahan lama. Saya pernah makan-makanan yang berminyak saat pakai lipstik ini, saat mau touch up, ternyata warnanya masih nempel banget.

Akhir-akhir ini saya jadi sering banget pakai lipstik Toung ‘N’ Chic, karena warna gelapnya pas banget di kulit saya dan formula matte-nya nyaman di bibir. Memang, sih, nggak termasuk warna spring/summer, tapi saya suka banget banget sama warna ini 😍.

Saya coba bandingkan lipstik ini dengan beberapa lipstik yang saya miliki. Warna Toung ‘N’ Chic sepertinya paling mirip dengan lipstik Art Deco – Wild Berry Sorbet. Tapi lipstik Art Deco menurut saya teksturnya lebih matte dan lebih kering. Warnanya di bibir pun lebih gelap dibanding Toung ‘N’ Chic.

Sementara warna Pop Babe merupakan warna pink terang, yang menurut saya memang cocok banget buat summer. Warnanya memang agak neon, tapi nggak berlebihan (not as neon as Candy Yum Yum). Warna ini juga cantik banget, tapi saya merasa teksturnya lebih kering dibanding Toung ‘N’ Chic.

Saya bandingkan warna Pop Babe dengan dua lipstik pink dari MAC yang menurut saya warnanya mirip. Ternyata hasilnya, tidak terlalu mirip, hehe.

Warna Pink Pigeon sedikit lebih gelap bila dibandingkan dengan Pop Babe, sedangkan warna Pink Nouveau lebih banyak blue undertone-nya.

Secara keseluruhan, saya beri nilai 9/10 untuk Toung ‘N’ Chic dan 8/10 untuk Pop Babe.

Menurut kamu, warna mana yang paling bagus?

NYX Soft Matte Metallic Lip Cream vs. Liquid Suede Metallic Matte (Review & Swatches)

Liquid lipstick dalam warna-warna metalik sepertinya makin merajalela (haha.. lebay, ya). Tapi memang benar, kok, buktinya makin banyak brand-brand kosmetik yang mengeluarkan liquid lipstick dengan jenis metallic matte.

Salah satu brand yang nggak mau ketinggalan tren ini adalah NYX. Of course, saya pun nggak mau ketinggalan mencobanya, karena saya menyukai beberapa liquid lipstick keluaran brand tersebut.

Ada dua jenis metallic liquid lipstick dari NYX yang akan saya bahas. Pertama adalah NYX Liquid Suede Metallic Matte. Lipstik ini diluncurkan pada pertengahan 2017 lalu.

Ini deskripsinya di website NYX:

Wrap your lips in high-impact metallic color with Liquid Suede Metallic Matte, a striking new lip inspired by our best-selling Liquid Suede Cream Lipstick. Available in 12 statement-making shades, these shockingly creamy lippies deliver instant dimension and incredible color payoff. In other words, get ready to slay.

NYX sebelumnya memang pernah memiliki rangkain NYX Liquid Suede Cream (hasilnya matte nggak pakai metallic). Pilihannya warnanya cukup banyak, ada 24 warna, namun saya cuma pernah coba satu warna dan kurang begitu suka. Meski dibilangnya formula Liquid Suede ini lembut dan nggak bikin kering, di bibir saya malah terasa kering banget dan patchy.

Nah, ternyata hal itu berbeda dengan NYX Liquid Suede Metallic Matte ini. Tiga warna yang saya miliki ini bagus semua. Formulanya nyaman banget di bibir, pigmentasinya bagus, dan tahan lama.

Warna yang saya miliki adalah:

  • Buzzkill dideskripsikan sebagai warna “magenta”
  • Acme dideskripsikan sebagaiwarna “strawberry red”
  • Biker Babe dideskripsikan sebagai warna”burgundy”

Saya pernah pakai dan tahan sampai lebih dari 6 jam (bahkan setelah saya makan dan minum). Setelah warnanya agak pudar (biasanya di bagian tengah bibir), saya aplikasikan ulang pun tak ada masalah, tetap terasa nyaman.

Dari tiga warna ini, yang terasa lebih kering adalah warna Biker Babe (padahal warna ini keren banget lho).

Oke, lanjut ke liquid lipstick yang kedua, yaitu NYX Soft Matte Metallic Lip Cream, yang baru saja diluncurkan awal tahun ini.

Ini deskripsi di website NYX:

Now available in 12 statement-making metallics, our new Soft Matte Metallic Lip Cream shades deliver a burst of pearly color and set to a stunning matte finish. These little beauties are just as lightweight, delightfully creamy, and sweetly scented as all the shades you know and love!

The original NYX Soft Matte Lip Cream (SMLC) adalah liquid lipstick pertama yang pernah saya beli dan menjadi salah satu favorit saya hingga sekarang. NYX SMLC punya 46 warna, yang nama-namanya diambil dari nama kota-kota di dunia.

Nah, kalau yang metallic, nama-namanya juga sama disesuaikan dengan NYX SMLC, namun saat ini baru ada 12 warna.

Untuk seri metallic, saya punya warna Budapest dan Seoul (dua warna yang juga saya miliki di seri original matte).

Budapest merupakan warna “brick with pearl”, warna merah kecokelatan, dan Seoul adalah warna “berry pearl”, warna ungu dengan pink undertone.

Di bibir saya, kedua warna itu cantik banget! Teksturnya memang agak sheer jika dibandingkan Liquid Suede Metallic Matte, jadi harus dioleskan beberapa kali untuk mendapatkan warna yang pekat. Formulanya sama seperti NYX SMLC, lembut, ringan, tapi tetap matte dan ada wangi lembutnya. Ketahanannya memang tidak selama Liquid Suede Metallic Matte, tapi secara keseluruhan tetap oke, kok.

Kalau disuruh memilih, saya juga jadi bingung, karena dua-duanya sama bagusnya. Dua-duanya saya kasih nilai 9/10, karena selain pilihan warnanya menarik semua, formulanya juga nyaman di bibir. Nggak perlu takut juga dengan warna metaliknya, karena menurut saya sangat wearable dan tetap cocok untuk dipakai sehari-hari.

For more swatches, don’t forget to check my Instagram beauty account @bluestellar_

Maybelline x Gigi Hadid Collection Review

Hello, I’m back with another makeup review. Kali ini saya akan membahas tentang koleksi Maybelline x Gigi Hadid yang lagi jadi perbincangan di beberapa media sosial (iya, nggak sih?..hehe sok tau aja nih).

Anyway, ketika pertama kali kabar tentang kolaborasi antara Maybelline dan Gigi Hadid ini, saya juga penasaran, sih. Akhirnya begitu koleksi ini mendarat di Austria, langsung, deh, saya beli beberapa. Pada saat saya beli saja, semua lipstik warna nude-nya sudah sold out.

Saya memutuskan membeli warm eyeshadow palette, lipstik warna Khair, dan lip liner warna Austyn. Tadinya saya sempat bingung memilih di antara tiga lipstik yang ada, yaitu Lani (bluish red), Austyn (bright orange), dan Khair yang menurut saya warnanya berada di antara kedua warna sebelumnya.

Sementara untuk lip liner, pilihannya juga ada tiga, sesuai dengan warna lipstiknya. Namun saya tidak memilih warna Khair, karena melihat warnanya cenderung ke arah pink-merah. Sementara saya tidak punya lip liner oranye dan akhirnya saya pilih warna Austyn, yang ternyata cocok juga untuk dipadankan dengan lipstik Khair.

Oke, mari bicara soal eyeshadow palette-nya terlebih dahulu. Hal pertama yang saya suka adalah bentuknya kecil dan praktis, jadi cocok banget buat traveling. Namun sayangnya palette ini tidak punya kaca dan brush.. but it doesn’t matter.

maybellinexgigi (1)

Saya suka banget pilihan warna-warnanya yang cocok banget buat saya. Kalau kamu punya warna kulit kecokelatan atau tone kulit kamu cenderung hangat, makanya eyeshadow palette ini akan cocok untuk kamu.

Soal pigmentasi menurut saya cukup oke. Saya dulu pernah punya eyeshadow palette dari Maybelline dan saya nggak suka banget. Teksturnya chalky, pigmentasinya nggak bagus, dan susah banget di-blend.

Nah, eyeshadow palette ini cukup mudah kok di-blend dan walaupun pigmentasinya kalah dari produk-produk high-end, saya tetap merasa eyeshadow palette ini worth it. Sesuai dengan harganya.

Oh iya, satu lagi, saya sempat membaca beberapa review bahwa eyeshadow ini tidak tahan lama. Tapi saya merasa warnanya tetap tahan lama, kok, bahkan setelah saya pakai seharian (padahal saya punya kelopak mata yang berminyak). Intinya, jangan lupa untuk pakai eyeshadow primer, supaya warna eyeshadow-nya tahan lama.

Oke, lanjut ke lipstik. Kalau lipstik Maybelline, sih, saya sudah suka banget dari dulu. Apalagi tekstur creamy matte dari Maybelline, tuh, nyaman banget, tahan lama, dan nggak bikin bibir kering.

maybellinexgigi (2)

Warna Khair ini ternyata memang cantik banget. Kalau saya bilang warnanya mirip warna tomat, merah-oranye yang segar, dan pas banget untuk warna kulit saya. Sama juga dengan lip liner-nya yang menurut saya teksturnya creamy dan mudah diaplikasikan.

Untuk lipstik, saya beri nilai 9/10.

Kalau mau lihat swatches dan mini tutorial koleksi ini, coba cek saja Instagram saya: @bluestellar_.

YSL Tatouage Couture Liquid Matte Lip Stain Review

Halo, saya kembali lagi dengan review lipstik. Kali ini saya akan mengulas tentang lipstik terbaru keluaran YSL (Yves Saint Laurent), salah satu merek kosmetik high-end favorit saya.

Dari dulu saya memang selalu suka dengan produk-produk lipstik keluaran YSL. Alasannya, mereka punya formula yang nyaman banget di bibir, pilihan warnanya pun bagus-bagus, meski range warnanya nggak sebanyak MAC, tetap saja mereka punya pilihan warna yang oke banget.

Nah, sekarang mereka mengeluarkan liquid lipstick yang mereka sebut liquid matte lip stain atau nama panjangnya YSL Tatouage Couture Liquid Matte Lip Stain.

YSL Tatouage Couture Lip Stain (3)

Deskripsi produk ini di situsnya:

A lightweight lip stain with a revolutionary formula for ultra-matte, high impact color and a lightweight, naked-lip feel.

This formula gives lips matte tattoo-like color that is lightweight and non-drying, making it ultra-comfortable to wear. The high-pigment color dries instantly, stays fresh, and moves with your lips for up to eight hours of wear. The exclusive liner-like applicator allows for precision outlining and filling in—creating perfectly defined lips every time. The color never feathers or spills over the lip line.

Tekstur matte-nya memang beda dengan liquid lipstick kebanyakan, karena terasa “satin” alias lembut dan nyaman di bibir, meski begitu warnanya tahan lama (banget!).

Ada dua warna yang saya miliki (padahal ada beberapa warna yang saya taksir, hehe). Saya memilih warna No. 8 Black Red Code dan No. 19 Fuchsia Intime.

Black Red Code didefinisikan sebagai warna “deep burgundy“. Saat mencoba beberapa warna, saya jatuh cinta dengan warna merah gelap ini, yang secara instan bikin wajah saya tampak lebih cerah. (Memang buat orang-orang yang kulitnya agak cokelat seperti saya, lebih baik pakai warna yang “bold” supaya kulit tidak terlihat kusam).

YSL Tatouage Black Red Code

Fuchsia Intime didefinisikan sebagai warna “true fuchsia“. If you read my blog, than you know that I have a soft spot for fuchsia lipstick and that I have several fuchsia lipstick from YSL. (Read this and this) Makanya ketika mencoba warna ini, saya pikir, “Aduh, saya sudah punya terlalu banyak warna fuchsia.” Tapi di sisi lain, “Aduh, warna ini bagussss banget di kulit saya.” Dan akhirnya saya beli lah warna ini, hahaha…

YSL Tatouage Fuchsia Intime

Ada beberapa kelebihan dari liquid lipstick ini. Pertama, formulanya yang unik dan nyaman di bibir. Teksturnya memang cair banget, jadi saat pertama diaplikasikan tampak glossy di bibir. Setelah beberapa menit, tampilannya berubah menjadi satin-matte. Memang, sih, masih agak transfer (saat makan dan minum), tapi warnanya menjadi stain di bibir dan benar, mirip seperti tato.

Kedua, aplikatornya yang berbeda dengan aplikator liquid lipstick kebanyakan. Bentuk aplikator ini memudahkan pengaplikasian lipstik di bibir dan sesuai dengan teksturnya yang cair.

YSL Tatouage Couture Lip Stain (2)

Kelemahannya, tentu saja harganya yang mahal. Di sini, kisaran harganya antara €34-35, tergantung beli di mana.

Untuk yang suka koleksi, bolehlah coba liquid lipstick yang satu ini. Saya memberi nilai 9/10 untuk liquid lipstick keluaran YSL ini.

 

 

Kat Von D Everlasting Liquid Lipstick – Mother & Lolita II (Review & Swatches)

Saya sebenarnya agak telat berkenalan dengan liquid lipstick dari Kat Von D ini. Awalnya, saya agak skeptis, sih, meskipun banyak juga yang memuji liquid lipstick ini. Saya pikir, ah palingan sama saja seperti liquid lipstick lainnya. Ternyata saya salah….

Rangkaian liquid lipstick dari Kat Von D ini sebenarnya punya banyak pilihan warna (sampai saya bingung mau pilih yang mana). Akhirnya saya pilih warna Mother dan Lolita II.

kat von d mother lolita ii

Mother dideskripsikan sebagai “dusty mauve pink“, namun saya melihatnya sebagai warna “cool pink” yang tidak tergolong terang, tapi juga bukan warna pucat. Jadi pink-nya berada di tengah-tengah dan menurut saya, tipe warna seperti ini yang bisa membuat kita terlihat “dandan” namun tidak berlebihan.

kat von d liquid lipstick mother lolita ii (5)

kat von d liquid lipstick mother lolita ii (4)
Kat Von D Everlasting Liquid Lipstick – Mother

What I love about this color is…. I don’t have the same color in my collection. Padahal saya punya banyaaaaak banget lipstik pink, tapi ternyata tidak ada warna yang benar-benar mirip dengan warna Mother ini. So, I’m happy with my choice!

Sementara warna Lolita II dideskripsikan sebagai warna “terracotta nude“. Awalnya saya pikir warna ini akan tampak nude di bibir saya, tapi ternyata nggak sama sekali. Pas banget, memang warna ini yang saya cari-cari dan belum ada di koleksi saya. Warnanya juga cocok banget di kulit saya yang agak kecokelatan.

kat von d liquid lipstick mother lolita ii (6)

kat von d liquid lipstick mother lolita ii (3)
Kat Von D Everlasting Liquid Lipstick – Lolita II

Selain pilihan warnanya yang banyak, ada beberapa hal yang saya suka dari liquid lipstick ini. Pertama, formulanya yang nyaman di bibir. Teksturnya agak cair dan setelah diaplikasikan di bibir akan terlihat sangat matte. Meski begitu, bibir saya tidak terasa kering (tapi tetap, ya, harus banget pakai lip balm sebelum pakai lipstik ini).

Kedua, liquid lipstick ini juga tahan lama. Setelah 6 jam dan makan-minum, warnanya memang agak memudar, namun stain-nya tetap ada. Hal terpenting lainnya, setelah warnanya agak pudar, pengaplikasian ulangnya pun tetap nyaman dan nggak bikin terasa kering.

Sayangnya, Kat Von D ini tidak ada di Austria (hiks!). Jadi saya harus ke Sephora di Praha untuk membelinya. Harganya sekitar €20, yang menurut saya cukup oke dengan kualitas lipstik seperti itu.

Untuk liquid lipstick ini, saya beri nilai 9/10.

kat von d liquid lipstick mother lolita ii (2)

 

*For more swatches, head on to my second Instagram account @bluestellar_

Favorite Fall Lipsticks 2017

Hello, saya sepertinya sudah membiarkan blog ini terbengkalai selama dua bulan lebih. Oops.. my bad. Akhir-akhir ini saya memang lagi suka bikin vlog dan kebetulan juga ibu saya sedang berkunjung ke Wina, jadi kami memang beberapa kali pergi keluar kota. Silakan cek YouTube channel saya jika tertarik 🙂

Oke, sekarang saya akan membahas tentang lipstik lagi.. yeah! Tak terasa sudah masuk ke musim gugur lagi dan ini merupakan musim gugur kedua saya di Austria. I always love autumn… dan suasana musim gugur selalu membuat saya ingin pakai warna lipstik dengan nuansa musim gugur (warna kecokelatan, oranye, dan merah).

fall lipsticks 2017 (2)

Kalau dilihat-lihat warna lipstik favorit saya kali ini memang serupa dan senada, serta tidak ada sama sekali warna nude. Yaa.. karena saya tidak begitu suka warna nude. Sering kali lipstik warna nude malah membuat wajah saya tampak pucat dan saya juga lebih sering memilih memakai lipstik warna intens tanpa riasan wajah tebal.

Ini dia 6 lipstik (termasuk liquid lipstik) yang jadi favorit saya di musim gugur kali ini.

MAC – Chili

Sepertinya bukan rahasia lagi kalau lipstik matte dari MAC merupakan salah satu lipstik favorit saya. Warna Chili ini juga merupakan salah satu warna favorit saya. Chili dideskripsikan sebagai warna “brownish orange-red”. Menurut saya, ini merupakan warna yang cocok banget buat orang-orang yang memiliki warm skintone seperti saya. Perpaduan warna oranye dan merahnya sangat unik, sekaligus bisa membuat warna kulit tampak cerah. Kadang-kadang warnanya tampak lebih merah, tapi kadang bisa terlihat oranye kecokelatan. Selain itu tekstur matte-nya nyaman banget, creamy, dan tahan lama.

mac chili

Urban Decay Vice Lipstick – Moshpit

Setiap kali saya membeli Urban Decay Vice Lipstick, saya tidak pernah menyesal. Moshpit dideskripsikan sebagai warna “berry plum” dengan tekstur cream. Meski teksturnya cream, lipstik ini sangat opaque, nyaman di bibir, nggak bikin bibir kering, dan warnanya tahan lama. Awalnya saya pikir warna lipstik ini gelap banget, tapi ternyata nggak terlalu, kok. It is dark, but not too dark. Warnanya sangat wearable dan nggak akan bikin kita terlihat gothic.

urban decay moshpit

Sephora Cream Lip Stain – No.25 Coral Sunset

Sejak saya berkenalan dengan liquid lipstick dari Sephora ini saya langsung jatuh cinta! Hasilnya dry matte, tapi sama sekali nggak bikin bibir kering. Pilihan warnanya banyak, bagus-bagus, dan harganya cukup terjangkau (tidak semahal liquid lipstick dari MAC, tapi kualitasnya hampir sama.. atau bahkan lebih bagus). Warna yang saya pilih adalah Coral Sunset. Dari namanya saja sudah ketebak ya warnanya seperti apa, campuran antara oranye dan cokelat yang bagus banget. Memang agak mirip dengan MAC Chili, tapi warna Chili lebih ke arah merah sementara Coral Sunset lebih ke arah burnt orange.

sephora coral sunset

Rollover Reaction – Maxwell

Sudah sejak lama saya ingin mencoba liquid lipstick lokal asli dari Indonesia. Sayangnya, saya selalu kehabisan saat ingin membeli di website-nya. Ternyata.. sepupu saya membelikan ini dan menitipkan untuk dibawa ke Austria, huaaa terharu. Pas banget pula warnanya memang yang saya mau. Warna ini dideskripsikan sebagai “brown-ish red”. Di bibir saya, sih, lebih kentara warna cokelatnya ya. Namun yang bikin saya kagum adalah formula liquid lipstick ini yang nyaman banget di bibir, nggak kalah dengan lipstik-lipstik buatan luar negeri. Teksturnya mirip mousse, jadi agak kental, tapi saat dipakai di bibir agak sheer, sehingga harus dipakai beberapa kali agar warnanya pekat. Liquid lipstick ini sama sekali nggak bikin bibir kering, cukup tahan lama, dan meninggalkan stain setelah beberapa jam. Suka banget dengan produk ini!

rollover reaction maxwell

NYX Liquid Suede Metallic Matte – Biker Babe

Awalnya saya sempat ragu dengan warna metallic. Tapi beberapa tahun terakhir setelah liquid lipstick jadi tren, muncul juga tren liquid lipstick dengan warna metallic matte. Saya pun penasaran dengan koleksi terbaru NYX yang baru diluncurkan pertengahan 2017 kemarin. Saya pun kaget ternyata produk ini melebihi ekspektasi saya. Teksturnya nyaman banget di bibir dan ternyata warna metallic matte itu keren juga ya. Saya pilih warna Biker Babe yang dideskripsikan sebagai warna “burgundy”. Warnanya cukup vampy dan saya pikir cocok banget untuk musim gugur.

nyx biker babe

Estee Lauder Pure Color Envy Matte – Raw Edge

Dibandingkan dengan warna-warna lipstik sebelumnya, warna lipstik yang satu ini cenderung netral. Di bibir saya, lipstik ini tampak memiliki perpaduan warna cokelat dan pink, sehingga bisa dipakai kapan saja dan dipadankan dengan riasan mata warna apa pun. Saya baru pertama kali membeli lipstik Estee Lauder Pure Color Envy Matte ini, and I’ve gotta say, I really like it. Tekstur matte-nya nyaman banget dan nggak bikin bibir kering. Saya jadi penasaran banget dengan warna-warna lainnya, karena ada beberapa warna bold yang sangat menarik (menurut saya).

estee lauder raw edge

Berikut ini swatches lipstik-lipstik tersebut di tangan saya.

fall lipsticks 2017 (3)fall lipsticks 2017 (4)fall lipsticks 2017 (5)

Oke.. itu dia enam lipstik yang lagi sering saya pakai akhir-akhir ini, untuk menyesuaikan dengan warna-warna dedaunan musim gugur di Wina, hehe. Semoga terhibur dengan isi blog ini.. dan semoga nggak bosan dengan pembahasan soal lipstik 😄<<<<<<<<<<<
<<<<<<