My Top 10 Fall Lipsticks 2016

Finally… I can talk about fall! Haha.. karena biasanya di Indonesia kan cuma ada dua musim, musim kemarau dan musim hujan. Sedangkan kalau kita mengikuti tren di negara barat yang punya empat musim, kita jadi mengenal tren berdasarkan musim semi, panas, gugur, dan dingin.

Personally, saya suka banget musim gugur alias fall alias autumn. Musim ini udaranya mulai sejuk (nggak panas dan belum terlalu dingin), warna-warna daunnya cantik (mulai dari kuning, oranye, hingga merah kecokelatan, koleksi busananya pun lebih menarik (scarf, boots, dan coat sudah mulai bisa dipakai, nih..).

Nggak cuma warna busana saja yang mengikuti musim, warna lipstik juga. Untuk musim gugur kali ini, ada beberapa  warna lipstik yang menjadi pilihan saya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
My top 10 fall lipsticks 2016
1. Maybelline Creamy Matte Lipstick – Touch of Spice

I love love love this lipstick from Maybelline. I think this one is the best matte formula from Maybelline. Sayangnya, rangkaian koleksi creamy matte ini nggak masuk ke Indonesia dan saya pun harus membelinya secara online.

Touch of Spice merupakan warna rosy plum dengan sedikit unsur warna cokelat yang cantik. Warnanya pas banget untuk sehari-hari dan menurut saya pas banget buat fall (walaupun masih cocok juga sih dipakai saat spring atau summer).

Oh iyaa.. lipstik ini juga tahan lama. It lasts all day (even after heavy eating) and still feels comfortable on my lips. 

2. Essence Matt Matt Matt Lipstick – 03 Wow Effect

Lipstik yang satu ini baru saja saya beli setelah sampai di Wina. Selain suka lihat-lihat counter kosmetik, saya juga suka banget ke drugstore untuk melihat berbagai macam kosmetik drugstore dengan harga terjangkau.

Salah satu merek yang sepertinya cukup oke (kualitas bagus dan harga murah) adalah Essence. Saya memilih rangkaian lipstik matte-nya, yang kayaknya juga belum lama ini diluncurkan. 

Dengan harga di bawah €3, lipstik ini oke banget. Warnanya memang tidak terlalu opaque, tapi saya suka warna mauvy pink ini yang pas banget di bibir saya.

3. MAC Matte Lipstick – Velvet Teddy

Kadang-kadang saya pengen juga pakai lipstik warna nude, jadilah pilihan saya jatuh ke Velvet Teddy ini, salah satu warna lipstik yang jadi favorit di kalangan pencinta lipstik MAC.

Buat mereka yang berkulit putih dengan bibir pucat, pasti warna lipstik yang dideskripsikan sebagai “deep-tone beige” ini bakal terlihat jelas. Tapi di bibir saya yang agak gelap, warnanya jadi beige muda yang sangat pucat. Saya biasanya mengakali dengan memakai lip liner. Pilihan saya antara MAC lip pencil Chiccory atau Whirl, supaya warnanya lebih keluar.

4. MAC Satin Lipstick – Del Rio

Satu lagi lipstik MAC yang menurut saya cocok untuk suasana musim gugur adalah Del Rio. Lipstik ini memiliki perpaduan warna plum dan cokelat, jadi berbeda dengan Retro (yang lebih peach) dan Whirl (yang lebih pink), walaupun ketiganya sama-sama punya unsur warna cokelat.

Del Rio menurut saya lebih gelap dibanding Retro dan Whirl, tapi tetap wearable. Lipstik ini memiliki formula satin yang nyaman di bibir, bahkan menurut saya lebih nyaman dibanding matte dan warnanya sama pekatnya.

5. Ofra Cosmetics Liquid Lipstick – Miami Fever

Ini dia salah satu liquid lipstick favorit saya. Memang, sih, saya tidak pernah membicarakannya di blog ini (karena kebanyakan yang mau ditulis tapi waktunya nggak ada, hiks). Makanya sekalian saja saya tulis di sini review soal Ofra Cosmetics ini.

Tekstur liquid lipstick dari Ofra ini menurut saya adalah yang paling nyaman di antara semua liquid lipstick yang pernah saya coba. Teksturnya kayak mousse dan sama sekali nggak bikin bibir kering, tapi warnanya tahan lama banget!

Saat saya pakai liquid lipstick ini, warnanya nggak hilang bahkan setelah saya makan steak berlumurkan butter dan kentang goreng dan setelahnya saya bersihkan bibir pakai tisu. Mama saya saja sampai bingung, kok lipstik saya masih utuh seperti tak tersentuh (hehe).

Warna Miami Fever ini dideskripsikan sebagai warna burnt terracotta. Warna ini diciptakan berkat kerja sama Ofra bareng Kathleen Lights (seorang YouTuber/Beauty Vlogger yang cukup terkenal). Warnanya memang unik banget dan saya suka karena warnanya mengingatkan saya dengan warna dedaunan di musim gugur.


6. YSL Rouge Pur Couture – 04 Rouge Vermillon

Apakah saya pernah bilang bahwa tekstur lipstik YSL Rouge Pur Couture merupakan yang paling nyaman? Jika belum, saya akan bilang sekarang. Saya memang suka banget dengan lipstik YSL, karena formulanya nyaman, tahan lama, nggak bikin bibir kering, dan pilihan warnanya banyak.

Salah satu lipstik YSL Rouge Pur Couture yang jadi favorit saya adalah warna Rouge Vermillon. Memang sepertinya warna ini jarang dibicarakan, ya nggak seheboh warna Rosy Coral, Le Fuchsia, atau seikonik warna Le Rouge.

Namun menurut saya, warna Rouge Vermillon ini cantik banget. Di bibir saya, warnanya terlihat seperti warna merah raspberry. Warna merah yang nggak ‘ngejreng’, sangat wearable untuk daytime, tapi tetap terkesan bold.

7. Chanel Rouge Allure Velvet – 58 Rouge Vie

Lipstik yang satu ini merupakan bagian dari koleksi Chanel Fall 2016, Le Rouge Collection N°1. Ada beberapa warna lipstik, dari merah oranye hingga cokelat gelap. Pilihan saya jatuh ke warna Rouge Vie, yang dalam website Temptalia dideskripsikan sebagai “muted medium-dark reddened plum”. Namun di bibir saya tidak kelihatan warna plum-nya, yang ada hanya warna merah dengan unsur warna cokelat.

Saya suka dengan Chanel Rouge Allure Velvet, karena teksturnya yang nyaman di bibir. Sayangnya, saya juga punya masalah dengan lipstik ini, karena setelah beberapa jam dipakai bibir akan terasa kering. Jadi perlu ekstra lip balm saat pakai lipstik ini. With that said, I still love this color and I think it’s perfect for fall.

8. Urban Decay x Gwen Stefani – Rock Steady

Saat tahu Urban Decay berkolaborasi dengan Gwen Stefani (salah satu penyanyi favorit saya..and I love her style) saya pun langsung mengontak kakak saya di US untuk membeli lipstik ini (karena waktu itu Urban Decay belum masuk ke Indonesia).

Warna Rock Steady ini menurut saya warna yang paling bagus di antara koleksi UD x Gwen. Warna lipstik ini dideskripsikan sebagai warna “deep wine red” dengan tekstur cream. Bagi pemilik kulit sawo matang atau kecokelatan seperti saya, wajib punya deh warna merah gelap seperti ini. 

Selain itu, tekstur cream-nya juga sangat nyaman. Memang, sih, mudah bleeding alias pas dipakai bisa keluar dari garis bibir dan sangat transferable alias gampang nempel di gelas atau tangan. Tapi tetap saja warnanya sangat sangat tahan lama dan tetap nyaman di bibir.

9. Urban Decay Matte Revolution Lipstick – Afterdark

Another one from Urban Decay, kali ini dari rangkaian lipstik Matte Revolution. Meski matte, tekstur lipstik ini sangat nyaman di bibir. Saya suka banget warna ini yang memiliki percampuran warna dark purple and pink berry.

Maaf kalau di foto swatch di bawah, warnanya jadi tidak kelihatan jelas. Tapi saya sudah pernah me-review lipstik Matte Revolution ini, jadi bisa lihat lebih jelas warna lipstiknya saat dipulaskan di bibir saya.

10. Lancome L’absolu Rouge Definition – 393 Le Prune

Fall kurang lengkap tanpa vampy lipstick.  Well, sebenarnya warna Le Prune ini nggak vampy banget, sih, tapi paling gelap di antara semuanya.

Buat yang pengen mencoba lipstik warna gelap, tapi nggak mau terlalu gelap nyaris hitam bisa mencoba warna plum gelap dari Lancome ini. Saya juga pernah membuat review tentang koleksi Lancome L’absolu Rouge Definition ini kalau mau tahu lebih banyak tentang tekstur dan formulanya.


Okay… I think that’s all. Hope you all enjoy reading this. And tell me, what’s your favorite lipstick for fall?

xoxo

Advertisements

Just Can’t Get Enough of Lancome L’Absolu Rouge Definition Lipsticks

Dulu, setiap kali ke counter Lancome, saya selalu bertanya, “Ada lipstik matte nggak?” dan selalu dijawab, “nggak ada”. Makanya ketika akhirnya Lancome merilis rangkaian lipstik matte, tentu saja saya langsung ingin mencobanya.

Dari hanya membeli satu, saya malah ketagihan untuk membelinya lagi dan lagi (Oh no, am I addicted?).

Rangkaian lipstik ini punya banyak pilihan warna, mulai dari warna pink natural, merah terang, fuchsia, hingga ungu gelap.

Ini adalah penjelasan mengenai rangkaian lipstik ini di website resminya.

L’Absolu Rouge Définition masters the art of highly saturated lip color for perfectly defined lips. This lipstick offers bold color, smooth application, precise application with a demi-matte finish.

Tekstur lipstiknya matte, terasa ringan dan nyaman di bibir, serta tahan lama. Saya bisa memakai lipstik ini lebih dari lima jam. Setelah makan dan minum pun, warnanya masih tetap melekat dan meski sedikit berkurang, warna stain-nya tampak merata di seluruh bagian bibir. Ada sedikit aroma wax, yang sebenarnya saya kurang suka, tapi karena secara keseluruhan tekstur dan warnanya bagus, saya tak keberatan dengan aroma itu.

Packaging-nya berwarna hitam yang sleek, dengan simbol bunga Lancome di bagian tutupnya serta garis emas yang terkesan mewah. Tutupnya pun dilengkapi magnet, sehingga tak perlu takut lipstik akan terbuka dengan sendirinya saat dimasukkan ke dalam tas. Satu hal yang saya tidak suka dari packaging lipstik ini adalah penulisan nama lipstik yang tidak lengkap, yaitu hanya nomornya saja. Padahal akan lebih membantu jika pada bagian bawah lipstik juga disertakan nama warnanya.

Saya sendiri memiliki lima warna yang berbeda, yaitu #195 Le Carmin, #280 Le Bois De Rose, #285 Le Sepia, #385 Le Violet, dan #393 Le Prune.

Lancome-labsolu-rouge-definition-aw
Lancome L’Absolu Rouge Definition in Le Carmin, Le Bois de Rose, Le Sepia, Le Violet, and Le Prune

Lancome-labsolu-rouge-definition-swatch

#195 Le Carmin, merupakan warna merah terang yang dipakai Penelope Cruz dalam iklannya. Warna merah klasik yang sepertinya harus, kudu, wajib, dimiliki oleh semua perempuan pencinta lipstik. Warna merah ini menurut saya juga sangat mirip dengan warna MAC Russian Redmy all time favorite.

#280 Le Bois De Rose, merupakan warna rosy pink yang natural. Saya juga melihat sedikit warna mauve di dalamnya. Warna ini cukup muted, sehingga cocok dipakai sehari-hari.

#285 Le Sepia, merupakan warna merah dengan brown undertone, yang menurut saya juga cocok untuk dipakai sehari-hari atau saat ke kantor. Buat mereka yang tak ingin warna merah yang terlalu ngejreng, bisa mencoba warna ini.

#385 Le Violet, merupakan warna pencampuran pink dan ungu yang sangat cantik. You know how much I love this kind of color? Warna ini pun mirip dengan warna lipstik MAC favorit saya yang lainnya, yaitu Flat Out Fabulous.

#393 Le Prune, merupakan warna plum gelap yang cantik. Ada satu lagi warna ungu gelap dari rangkaian lipstik ini, yaitu #294 Le Pourpre, tapi saya merasa warnanya terlalu gelap jadi saya lebih menyukai Le Prune.

IMG_6549
Lancome L’Absolu Rouge Definition No.195 Le Carmin on my lips

Harga lipstik ini memang cukup mahal, yaitu seharga Rp450.000. Tentu saja karena Lancome merupakan high-end beauty brand. Tapi secara keseluruhan, lipstik Lancome merupakan salah satu lipstik high-end favorit, setelah YSL tentunya.. hehe.

Rating: 9/10 (I love the creamy matte texture, and the variety of the colors)

Selain bisa dibeli di counter Lancome langsung, lipstik ini juga bisa dibeli secara online lewat Sephora.co.id. It is so easy.. Saya sendiri kadang suka membeli lipstik atau produk makeup secara online, terutama untuk barang-barang yang sering habis atau sulit dicari.