Why Do You Need Lip Liner and How to Use It


Dulu, saya sebenarnya tidak percaya dengan fungsi lip liner. Bagi saya lip liner hanyalah pemborosan dan membuat dandanan jadi lebih rumit. Apalagi pas tahun 1990an dulu sempat ada tren memakai lip liner yang warnanya lebih tua (warna hitam ya kalau nggak salah?) dan saya nggak suka banget melihatnya.

Setelah kecanduan nonton video para beauty guru di YouTube, saya pun akhirnya mendapat pencerahan tentang fungsi lip liner sesungguhnya. Akhirnya, koleksi lip liner saya bertambah banyak dan kadang (saat tidak malas) saya pun menggunakan lip liner untuk mendapatkan polesan lipstik yang lebih maksimal.

Mau tahu apa saja fungsi lip liner?

1. Lebih rapi saat memakai lipstik

Ada beberapa jenis lipstik yang saat dipakai warnanya malah bleeding atau bleber ke mana-mana. Biasanya lipstik jenis creamy susah dipakai, karena sering keluar dari garis bibir. Untuk mengatasinya, bisa memakai lip liner. Jadi garisi dulu bibir, baru pakai lipstik supaya tampilannya rapi. Selain itu, lipstik dalam warna-warna bold, seperti merah atau warna gelap lainnya, akan terlihat lebih rapi jika pakai lip liner terlebih dulu.

2. Membuat warna lipstik jadi lebih pekat dan tahan lama

Dengan memilih warna lip liner yang senada dengan warna lipstik, maka warna lipstik pun jadi lebih pekat. Selain itu, lip liner juga bisa membuat lipstik lebih tahan lama. Caranya dengan tidak hanya menggarisi pinggir bibir saja, tapi juga mengaplikasikan lip liner di keseluruhan bibir. Baru setelah itu ditumpuk dengan lipstik.

3. Meratakan warna bibir

Nah, ini salah satu alasan saya suka pakai lip liner. Warna bibir saya tidak rata (gelap di pinggir dan warna pink-kemerahan di dalam). Saya paling nggak suka ketika pakai lipstik warnanya jadi nggak rata, karena ada perbedaan warna bibir saya itu. Jadilah saya akali dengan memakai lip liner yang warnanya senada bibir, sehingga hasilnya warna lipstik di bibir terlihat lebih oke.

4. Pengganti lipstik

Lip liner juga bisa menjadi pengganti lipstik. Caranya, ya, cukup garisi bibir lalu sapukan lip liner di keseluruhan bibir. Tapi cara ini nggak pernah saya pakai, sih, karena saya tetap suka memakai lip liner + lipstik dan bukan lip liner sendiri.

5. Menonjolkan warna tertentu

Ada beberapa lipstik yang merupakan pencampuran dua warna atau bahkan lebih. Misalnya saja ada lipstik dengan perpaduan warna pink-coral, red-orang, peach-pink, atau pink-brown. Nah, kalau kita mau menonjolkan satu warna tertentu saja, bisa menggunakan lip liner yang dengan warna tersebut. Misalnya, pilih lip liner dengan warna nude pink untuk lipstik warna pink-coral atau pink-brown. Hasilnya, warna pink akan lebih intens, tapi masih ada sedikit warna lainnya. Semoga penjelasan saya mudah dipahami, ya.. hehe. Soalnya saya suka banget eksperimen dengan cara ini, terutama ketika memakai lipstik yang warnanya kurang keluar di bibir saya.

Setelah tahu beberapa fungsinya, sekarang saya akan bicara aturan tentang memakai lip liner (ini menurut saya, ya, kalau ada yang tidak setuju, maaf saja.. hehe)

  • Jangan pernah memakai lip liner dengan warna lebih tua

Kalau nggak ingin kembali ke tren lip liner gelap di era 1990an, maka jangan memakai lip liner yang lebih tua untuk menggarisi pinggir bibir saja. Pilih lip liner warna senada atau warna yang setingkat lebih tua masih oke buat saya. Kalaupun ingin membuat warna bibir ombre (seperti yang lagi tren), sebaiknya warnai juga bibirnya sedikit, jadi bukan hanya di garis bibirnya saja.

  • Jangan menggarisi bibir secara berlebihan

Bibir penuh dan seksi memang jadi tren. Makanya, kan, Kylie Jenner yang tadinya punya bibir super tipis, tiba-tiba bibirnya membesar. Dulu dia sempat berkilah kalau itu hanya trik makeup dan dia memakai lip liner melebihi garis bibirnya. Ternyata itu semua bohong, saudara-saudara! Akhirnya dia ngaku, kan, kalau dia pakai lip filler atau menginjeksi bibirnya hingga bengkak kayak disengat tawon.

Makanya, kalau ada yang bilang pakai lip liner melewati garis bibir agar bibir kelihatan lebih seksi, menurut saya, sih, jangan. Karena hasilnya nanti malah kayak bibir Joker. Benar-benar tidak menarik.

Memakai lip liner pas di garis bibir, kemudian menumpuknya dengan lipstik, menurut saya sudah cukup membuat tampilan bibir terlihat lebih penuh, kok.

lipliner2

Lip liner favorit saya

Setelah mencoba beberapa merek lip liner atau lip pencil, saya punya beberapa merek yang jadi favorit.

NYX

Merek yang satu ini memang punya beberapa beauty products dengan kualitas oke dan harga terjangkau. Ada dua macam lip liner yang dijual di NYX (Indonesia), yaitu lip pencil dan retractable lip liner.

Untuk produk lip pencil, menurut saya kualitasnya beda-beda tergantung warnanya. Misalnya, saya punya warna fuchsia yang teksturnya creamy dan gampang dipakai. Tapi warna lainnya, yaitu warna coral, malah rasanya kaku dan susah dipulaskan.

Favorit saya sebenarnya yang jenis retractable lip liner dalam warna nude dan nude pink. Selain nggak perlu repot-repot menyerut pensilnya, lip liner dalam dua warna itu bisa dipakai untuk warna lipstik apa pun. Saya biasanya pakai lip liner tersebut untuk meratakan warna bibir.

Mavala

Merek yang satu ini bisa ditemukan di drugstore, seperti Guardian, dan harganya cukup terjangkau. Teksturnya creamy dan pigmentasinya bagus. Sayangnya saya cuma punya satu warna, yaitu warna fuchsia atau magenta (saya lupa), karena variasi warnanya terbatas.

MAC

MAC juga (yang saya tahu) punya dua jenis lip pencil, yaitu MAC Lip Pencil dan MAC Pro Longwear Lip Pencil. Saya pribadi merasa MAC Lip Pencil sudah memiliki kualitas yang sangat bagus.

Ada dua MAC Lip Pencil yang saya punya, yaitu Chiccory dan Soar. Chiccory bisa saya kombinasikan dengan MAC Retro, MAC Chili, atau bahkan MAC Kinda Sexy. Sedangkan Soar bisa dikombinasikan dengan MAC Brave.

Urban Decay

Nah, ini juga lip liner favorit saya, bahkan saya punya empat lip liner dari Urban Decay. Saya punya warna Anarchy, 1993, Bittersweet, dan Bad Blood. Teksturnya creamy, mudah dipakai, pigmentasinya bagus, dan bisa bikin warna lipstik jadi tahan lebih lama.

Tips Tambahan:

Oh iya, hampir lupa. Untuk lip pencil, biasanya harus diserut seperti pensil untuk menulis. Tapi jangan samakan lip pencil dengan pensil yang sebenarnya, ya. Jadi jangan gunakan serutan pensil untuk menyerut lip pencil. Saya pernah mencobanya dan akhirnya lip pencil saya jadi rusak, sering patah, dan akhirnya cepat habis, deh. Baiknya, sih, memang membeli serutan khusus untuk lip pencil itu. Bisa dibeli di berbagai counter kosmetik, harganya sekitar Rp50.000an kalau tidak salah. Sedangkan untuk lip pencil dari MAC katanya, sih, hanya bisa diserut dengan serutan keluaran MAC. Harganya nggak terlalu mahal, kok, sekitar Rp70.000 saja.

Selamat bereksperimen dengan lip liner/pencil!

 

 

Advertisements

9 thoughts on “Why Do You Need Lip Liner and How to Use It

  1. Aku punya lipliner yang silky girl ka, itu menurutku bagus bgt^^ Sayangnya kalo yang sering aku temuin warnanya MAUVE aja:(

    widafauziah14.wordpress.com

      1. bagus kok ka, warnanya nude dan kalo menurutku ya alami gitu kaa^^ sama” kaaa:D Makasih juga info soal kegunaan liplinernya, jadi tau kegunaan lipliner selain ngebentuk garis bibir. 😀

  2. suka lihat beberapa kali lip liner yang transparent (entah ini produk lama atau baru ) , belum pernah beli sih jadi blm pernah nyobain, kl ok berarti bisa hemat ya karena bs dipake lipstik warna apa aja 🙂

    1. Iyaa.. aku juga pernah lihat. Kayaknya fungsinya juga sebagai primer, jadi warna lipstiknya lebih tahan lama dan memang cocok untuk semua warna lipstik, jadi lebih hemat 😀

  3. Aku baruuu aja beli lipliner pertamaku. Gara2nya krmn sempet beli lipstik warna merah cabe yang begitu dipake di bibir langsung keliatan kalo mulasnya ga rata 😂😅. Belum sempet dicoba sih liplinernya. Tapi ga sabar juga pingin tau berfungsi atau ga 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s