My Favorite Lipsticks for Spring/Summer 2018

Spring sudah datang.. sebenarnya datangnya sudah lama, sih, hehe. Malah cuaca di Wina sekarang sudah mulai agak panas, jadi tampaknya summer sudah di depan mata nih.

Supaya nggak ketelatan, saya mau share beberapa lipstik pilihan saya untuk spring/summer tahun ini.

Art Deco – Rosewood

Art Deco Cosmetics merupakan brand kosmetik asal Jerman. Masih termasuk drugstore makeup karena harga-harga kosmetiknya cukup terjangkau. Menurut saya, sih, harganya tengah-tengah lah, tidak tergolong mahal alias high-end, tapi tidak bisa dibilang murah banget. Menurut saya kualitasnya sesuai dengan harganya (meski saya baru mencoba produk lipstiknya saja).

Ada beberapa lipstik Art Deco yang saya miliki, tapi favorit saya adalah warna Rosewood ini. Teksturnya matte tapi nyaman banget dan cukup tahan lama. Rosewood ini kalau saya coba deskripsikan adalah warna mid-tone rosy pink, jadi warnanya tidak tergolong nude tapi juga bukan warna terang. It’s an easy everyday color. Jadi buat orang yang nggak suka dengan warna ngejreng dan punya medium skin tone seperti saya, pasti akan suka dengan warna ini.

Marc Jacobs Le Marc Lip Crème – Strawberry Girl

Sudah lama sebenarnya saya tertarik dengan lipstik keluaran Marc Jacobs ini, tapi saya bingung ingin pilih warna apa. Akhirnya beberapa minggu lalu, saat ke Jerman dan menemukan Sephora saya pun memutuskan untuk membeli lipstik ini.

Pilihan saya jatuh ke warna Strawberry Girl, yang saya deskripsikan sebagai warm pink coral. Warnanya cantik banget! Cocok untuk suasana spring/summer. Selain itu, formulanya yang creamy nyaman banget dan cukup melembapkan. Ketahanannya juga oke, karena setelah makan dan minum, warnanya masih tetap nempel. Saya juga coba membandingkan warna lipstik ini dengan beberapa warna coral yang saya miliki dan tidak ada satu pun yang warnanya mirip. Yes..! Nggak nyesal, deh, pilih warna ini.

L’Oreal x Balmain – Confession

Satu lagi warna lipstik dengan nuansa coral, tapi kali ini warnanya tampak lebih nude di bibir saya. Mungkin di bibir orang yang kulitnya lebih putih dari saya, warnanya tidak akan terlihat nude.

Saya juga coba membandingkan dengan beberapa lipstik nude serupa yang saya miliki dan warna ini cukup unik. I love this lipstick, karena formulanya yang nyaman di bibir, creamy meski teksturnya matte, dan cukup tahan lama.

Estee Lauder – Stronger

Kayaknya kurang seru kalau koleksi lipstik spring/summer tanpa warna pink keunguan favorit saya. Saya melihat koleksi lipstik Estee Lauder makin berkembang, karena makin banyak warna-warna bold yang keren banget.

Soal formula matte-nya juga nyaman di bibir dan sama sekali nggak bikin bibir jadi kering. Ketahanan lipstik ini di bibir juga oke banget, bahkan setelah makan dan minum, warnanya masih tampak jelas di bibir.

Maybelline x Gigi Hadid – Khair

Kalau soal lipstik matte keluaran drugstore, sudah pasti pilihan saya jatuh ke Maybelline. Saya selalu merasa cocok dengan formula matte dari lipstik Maybelline yang lembut, creamy, serta tahan lama (banget!).

Lipstik ini merupakan kolaborasi antara Maybelline dan Gigi Hadid. Saya memilih warna Khair, warna merah-oranye yang pas banget untuk spring/summer. Saya suka menggabungkan lipstik ini dengan lip liner dalam warna Austyn (juga dari koleksi Maybelline x Gigi Hadid) yang warnanya oranye terang. Dengan cara ini, warna bibir saya akan terlihat lebih intens warna oranye-nya.

Too Faced Melted Matte – It’s Happening

Hanya satu liquid lipstick yang masuk jadi favorit saya musim ini, yaitu Too Faced Melted Matte dalam warna It’s Happening (a bright magenta color).

Kalau suka pakai lipstik warna ngejreng, harus banget coba warna ini. Warnanya bold, intense, super pigmented, and super long wearing. Suka banget, deh, sama liquid lipstick yang satu ini.

MAC x Nicopanda – Toung ‘N’ Chic

Oke, oke.. warna plum seharusnya memang nggak masuk hitungan saat spring/summer ya. Tapi masalahnya saya lagi suka banget sama lipstik ini dan akhir-akhir ini lagi sering saya pakai.

Toung ‘N’ Chic merupakan warna plum yang sebenarnya menurut saya nggak terlalu gelap (nggak terkesan gothic atau vampy gitu), jadi masih oke untuk dipakai sehari-hari dan akan sangat cocok untuk dipakai saat pesta. Selain warnanya keren, saya juga suka banget formula matte-nya yang enak banget, bahkan terasa seperti nggak pakai lipstik. Ketika saya pikir warnanya sudah hilang pun, eh ternyata masih ada. Saatnya warnanya memudar, pengaplikasian ulangnya juga gampang dan nggak bikin bibir kering.

Oke itu dia pilihan lipstik saya untuk spring/summer kali ini. Saya nggak swatch lipstik-lipstik ini di bibir, karena sudah banyak swatches-nya di Instagram saya.

Silakan cek saja @bluestellar_

Thanks for reading this blog ❤️

Advertisements

MAC x Nicopanda Lipsticks Review (Toung ‘N’ Chic & Pop Babe)

I love MAC lipsticks! Pilihan warna lipstik MAC banyak banget, belum lagi formulanya pun berbeda-beda, tergantung preferensi masing-masing orang. Apakah suka yang matte, creamy, atau justru sheer? Semuanya ada.

Saya juga mulai suka mengoleksi kemasan lipstik MAC yang limited edition. Tapi saya tetap pilih-pilih. Saya beli bukan hanya kemasannya yang lucu, tapi karena saya juga suka warnanya.

Ketika saya tahu tentang kolaborasi MAC dengan brand Nicopanda, saya langsung tertarik. Nicopanda adalah brand yang diciptakan oleh Nicola Formichetti. Saya sebenarnya sudah ngefans sama Nicola sejak dia menjadi stylist Lady Gaga. Saya bahkan follow blog miliknya cuma untuk siapa desainer yang bajunta dipakai Lady Gaga di setiap video klipnya.

Setelah itu, Nicola juga sempat jadi Creative Director di rumah mode Mugler dan akhirnya dia mengembangkan brand busana street wear sendiri, Nicopanda.

Tadinya saya pikir koleksi kolaborasi ini nggak akan masuk Austria (fyi, biasanya koleksi limited edition ini nggak masuk di semua negara), ternyata saya salah. Begitu saya menemukan koleksi ini di counter MAC, saya langsung coba, dong.

Ada 6 lipstik di koleksi ini, mulai dari warna pink, ungu lavender, hijau mint, hingga hitam kebiruan. Sebenarnya koleksi MAC x Nicopanda juga punya produk lainnya, seperti full face kit, lipglass, dan face powder, tapi seperti biasa saya hanya tertarik pada koleksi lipstik.

Ada dua warna yang saya pilih, yaitu Toung ‘N’ Chic (matte deep plum) dan Pop Babe (matte bright clean pink).

Kalau dilihat memang sepertinya dua warna ini mirip dengan beberapa lipstik yang telah saya miliki sebelumnya. Ah well, namanya juga kolektor lipstik (hehe.. pembenaran).

Warna Toung ‘N’ Chic ini bagus banget. Saya coba swatch (saat di toko) dengan warna Rebel. Memang mirip, tapi Rebel agak sedikit lebih muda dan teksturnya satin. Menurut saya formula matte lipstik Toung ‘N’ Chic ini nyaman banget (overall, lipstik matte keluaran MAC memang nyaman, tapi ada pula beberapa warna yang juga bikin kering. Jadi kadang tergantung warnanya juga). Lipstik ini juga cukup tahan lama. Saya pernah makan-makanan yang berminyak saat pakai lipstik ini, saat mau touch up, ternyata warnanya masih nempel banget.

Akhir-akhir ini saya jadi sering banget pakai lipstik Toung ‘N’ Chic, karena warna gelapnya pas banget di kulit saya dan formula matte-nya nyaman di bibir. Memang, sih, nggak termasuk warna spring/summer, tapi saya suka banget banget sama warna ini 😍.

Saya coba bandingkan lipstik ini dengan beberapa lipstik yang saya miliki. Warna Toung ‘N’ Chic sepertinya paling mirip dengan lipstik Art Deco – Wild Berry Sorbet. Tapi lipstik Art Deco menurut saya teksturnya lebih matte dan lebih kering. Warnanya di bibir pun lebih gelap dibanding Toung ‘N’ Chic.

Sementara warna Pop Babe merupakan warna pink terang, yang menurut saya memang cocok banget buat summer. Warnanya memang agak neon, tapi nggak berlebihan (not as neon as Candy Yum Yum). Warna ini juga cantik banget, tapi saya merasa teksturnya lebih kering dibanding Toung ‘N’ Chic.

Saya bandingkan warna Pop Babe dengan dua lipstik pink dari MAC yang menurut saya warnanya mirip. Ternyata hasilnya, tidak terlalu mirip, hehe.

Warna Pink Pigeon sedikit lebih gelap bila dibandingkan dengan Pop Babe, sedangkan warna Pink Nouveau lebih banyak blue undertone-nya.

Secara keseluruhan, saya beri nilai 9/10 untuk Toung ‘N’ Chic dan 8/10 untuk Pop Babe.

Menurut kamu, warna mana yang paling bagus?

NYX Soft Matte Metallic Lip Cream vs. Liquid Suede Metallic Matte (Review & Swatches)

Liquid lipstick dalam warna-warna metalik sepertinya makin merajalela (haha.. lebay, ya). Tapi memang benar, kok, buktinya makin banyak brand-brand kosmetik yang mengeluarkan liquid lipstick dengan jenis metallic matte.

Salah satu brand yang nggak mau ketinggalan tren ini adalah NYX. Of course, saya pun nggak mau ketinggalan mencobanya, karena saya menyukai beberapa liquid lipstick keluaran brand tersebut.

Ada dua jenis metallic liquid lipstick dari NYX yang akan saya bahas. Pertama adalah NYX Liquid Suede Metallic Matte. Lipstik ini diluncurkan pada pertengahan 2017 lalu.

Ini deskripsinya di website NYX:

Wrap your lips in high-impact metallic color with Liquid Suede Metallic Matte, a striking new lip inspired by our best-selling Liquid Suede Cream Lipstick. Available in 12 statement-making shades, these shockingly creamy lippies deliver instant dimension and incredible color payoff. In other words, get ready to slay.

NYX sebelumnya memang pernah memiliki rangkain NYX Liquid Suede Cream (hasilnya matte nggak pakai metallic). Pilihannya warnanya cukup banyak, ada 24 warna, namun saya cuma pernah coba satu warna dan kurang begitu suka. Meski dibilangnya formula Liquid Suede ini lembut dan nggak bikin kering, di bibir saya malah terasa kering banget dan patchy.

Nah, ternyata hal itu berbeda dengan NYX Liquid Suede Metallic Matte ini. Tiga warna yang saya miliki ini bagus semua. Formulanya nyaman banget di bibir, pigmentasinya bagus, dan tahan lama.

Warna yang saya miliki adalah:

  • Buzzkill dideskripsikan sebagai warna “magenta”
  • Acme dideskripsikan sebagaiwarna “strawberry red”
  • Biker Babe dideskripsikan sebagai warna”burgundy”

Saya pernah pakai dan tahan sampai lebih dari 6 jam (bahkan setelah saya makan dan minum). Setelah warnanya agak pudar (biasanya di bagian tengah bibir), saya aplikasikan ulang pun tak ada masalah, tetap terasa nyaman.

Dari tiga warna ini, yang terasa lebih kering adalah warna Biker Babe (padahal warna ini keren banget lho).

Oke, lanjut ke liquid lipstick yang kedua, yaitu NYX Soft Matte Metallic Lip Cream, yang baru saja diluncurkan awal tahun ini.

Ini deskripsi di website NYX:

Now available in 12 statement-making metallics, our new Soft Matte Metallic Lip Cream shades deliver a burst of pearly color and set to a stunning matte finish. These little beauties are just as lightweight, delightfully creamy, and sweetly scented as all the shades you know and love!

The original NYX Soft Matte Lip Cream (SMLC) adalah liquid lipstick pertama yang pernah saya beli dan menjadi salah satu favorit saya hingga sekarang. NYX SMLC punya 46 warna, yang nama-namanya diambil dari nama kota-kota di dunia.

Nah, kalau yang metallic, nama-namanya juga sama disesuaikan dengan NYX SMLC, namun saat ini baru ada 12 warna.

Untuk seri metallic, saya punya warna Budapest dan Seoul (dua warna yang juga saya miliki di seri original matte).

Budapest merupakan warna “brick with pearl”, warna merah kecokelatan, dan Seoul adalah warna “berry pearl”, warna ungu dengan pink undertone.

Di bibir saya, kedua warna itu cantik banget! Teksturnya memang agak sheer jika dibandingkan Liquid Suede Metallic Matte, jadi harus dioleskan beberapa kali untuk mendapatkan warna yang pekat. Formulanya sama seperti NYX SMLC, lembut, ringan, tapi tetap matte dan ada wangi lembutnya. Ketahanannya memang tidak selama Liquid Suede Metallic Matte, tapi secara keseluruhan tetap oke, kok.

Kalau disuruh memilih, saya juga jadi bingung, karena dua-duanya sama bagusnya. Dua-duanya saya kasih nilai 9/10, karena selain pilihan warnanya menarik semua, formulanya juga nyaman di bibir. Nggak perlu takut juga dengan warna metaliknya, karena menurut saya sangat wearable dan tetap cocok untuk dipakai sehari-hari.

For more swatches, don’t forget to check my Instagram beauty account @bluestellar_

Maybelline x Gigi Hadid Collection Review

Hello, I’m back with another makeup review. Kali ini saya akan membahas tentang koleksi Maybelline x Gigi Hadid yang lagi jadi perbincangan di beberapa media sosial (iya, nggak sih?..hehe sok tau aja nih).

Anyway, ketika pertama kali kabar tentang kolaborasi antara Maybelline dan Gigi Hadid ini, saya juga penasaran, sih. Akhirnya begitu koleksi ini mendarat di Austria, langsung, deh, saya beli beberapa. Pada saat saya beli saja, semua lipstik warna nude-nya sudah sold out.

Saya memutuskan membeli warm eyeshadow palette, lipstik warna Khair, dan lip liner warna Austyn. Tadinya saya sempat bingung memilih di antara tiga lipstik yang ada, yaitu Lani (bluish red), Austyn (bright orange), dan Khair yang menurut saya warnanya berada di antara kedua warna sebelumnya.

Sementara untuk lip liner, pilihannya juga ada tiga, sesuai dengan warna lipstiknya. Namun saya tidak memilih warna Khair, karena melihat warnanya cenderung ke arah pink-merah. Sementara saya tidak punya lip liner oranye dan akhirnya saya pilih warna Austyn, yang ternyata cocok juga untuk dipadankan dengan lipstik Khair.

Oke, mari bicara soal eyeshadow palette-nya terlebih dahulu. Hal pertama yang saya suka adalah bentuknya kecil dan praktis, jadi cocok banget buat traveling. Namun sayangnya palette ini tidak punya kaca dan brush.. but it doesn’t matter.

maybellinexgigi (1)

Saya suka banget pilihan warna-warnanya yang cocok banget buat saya. Kalau kamu punya warna kulit kecokelatan atau tone kulit kamu cenderung hangat, makanya eyeshadow palette ini akan cocok untuk kamu.

Soal pigmentasi menurut saya cukup oke. Saya dulu pernah punya eyeshadow palette dari Maybelline dan saya nggak suka banget. Teksturnya chalky, pigmentasinya nggak bagus, dan susah banget di-blend.

Nah, eyeshadow palette ini cukup mudah kok di-blend dan walaupun pigmentasinya kalah dari produk-produk high-end, saya tetap merasa eyeshadow palette ini worth it. Sesuai dengan harganya.

Oh iya, satu lagi, saya sempat membaca beberapa review bahwa eyeshadow ini tidak tahan lama. Tapi saya merasa warnanya tetap tahan lama, kok, bahkan setelah saya pakai seharian (padahal saya punya kelopak mata yang berminyak). Intinya, jangan lupa untuk pakai eyeshadow primer, supaya warna eyeshadow-nya tahan lama.

Oke, lanjut ke lipstik. Kalau lipstik Maybelline, sih, saya sudah suka banget dari dulu. Apalagi tekstur creamy matte dari Maybelline, tuh, nyaman banget, tahan lama, dan nggak bikin bibir kering.

maybellinexgigi (2)

Warna Khair ini ternyata memang cantik banget. Kalau saya bilang warnanya mirip warna tomat, merah-oranye yang segar, dan pas banget untuk warna kulit saya. Sama juga dengan lip liner-nya yang menurut saya teksturnya creamy dan mudah diaplikasikan.

Untuk lipstik, saya beri nilai 9/10.

Kalau mau lihat swatches dan mini tutorial koleksi ini, coba cek saja Instagram saya: @bluestellar_.

Favorite Fall Lipsticks 2017

Hello, saya sepertinya sudah membiarkan blog ini terbengkalai selama dua bulan lebih. Oops.. my bad. Akhir-akhir ini saya memang lagi suka bikin vlog dan kebetulan juga ibu saya sedang berkunjung ke Wina, jadi kami memang beberapa kali pergi keluar kota. Silakan cek YouTube channel saya jika tertarik 🙂

Oke, sekarang saya akan membahas tentang lipstik lagi.. yeah! Tak terasa sudah masuk ke musim gugur lagi dan ini merupakan musim gugur kedua saya di Austria. I always love autumn… dan suasana musim gugur selalu membuat saya ingin pakai warna lipstik dengan nuansa musim gugur (warna kecokelatan, oranye, dan merah).

fall lipsticks 2017 (2)

Kalau dilihat-lihat warna lipstik favorit saya kali ini memang serupa dan senada, serta tidak ada sama sekali warna nude. Yaa.. karena saya tidak begitu suka warna nude. Sering kali lipstik warna nude malah membuat wajah saya tampak pucat dan saya juga lebih sering memilih memakai lipstik warna intens tanpa riasan wajah tebal.

Ini dia 6 lipstik (termasuk liquid lipstik) yang jadi favorit saya di musim gugur kali ini.

MAC – Chili

Sepertinya bukan rahasia lagi kalau lipstik matte dari MAC merupakan salah satu lipstik favorit saya. Warna Chili ini juga merupakan salah satu warna favorit saya. Chili dideskripsikan sebagai warna “brownish orange-red”. Menurut saya, ini merupakan warna yang cocok banget buat orang-orang yang memiliki warm skintone seperti saya. Perpaduan warna oranye dan merahnya sangat unik, sekaligus bisa membuat warna kulit tampak cerah. Kadang-kadang warnanya tampak lebih merah, tapi kadang bisa terlihat oranye kecokelatan. Selain itu tekstur matte-nya nyaman banget, creamy, dan tahan lama.

mac chili

Urban Decay Vice Lipstick – Moshpit

Setiap kali saya membeli Urban Decay Vice Lipstick, saya tidak pernah menyesal. Moshpit dideskripsikan sebagai warna “berry plum” dengan tekstur cream. Meski teksturnya cream, lipstik ini sangat opaque, nyaman di bibir, nggak bikin bibir kering, dan warnanya tahan lama. Awalnya saya pikir warna lipstik ini gelap banget, tapi ternyata nggak terlalu, kok. It is dark, but not too dark. Warnanya sangat wearable dan nggak akan bikin kita terlihat gothic.

urban decay moshpit

Sephora Cream Lip Stain – No.25 Coral Sunset

Sejak saya berkenalan dengan liquid lipstick dari Sephora ini saya langsung jatuh cinta! Hasilnya dry matte, tapi sama sekali nggak bikin bibir kering. Pilihan warnanya banyak, bagus-bagus, dan harganya cukup terjangkau (tidak semahal liquid lipstick dari MAC, tapi kualitasnya hampir sama.. atau bahkan lebih bagus). Warna yang saya pilih adalah Coral Sunset. Dari namanya saja sudah ketebak ya warnanya seperti apa, campuran antara oranye dan cokelat yang bagus banget. Memang agak mirip dengan MAC Chili, tapi warna Chili lebih ke arah merah sementara Coral Sunset lebih ke arah burnt orange.

sephora coral sunset

Rollover Reaction – Maxwell

Sudah sejak lama saya ingin mencoba liquid lipstick lokal asli dari Indonesia. Sayangnya, saya selalu kehabisan saat ingin membeli di website-nya. Ternyata.. sepupu saya membelikan ini dan menitipkan untuk dibawa ke Austria, huaaa terharu. Pas banget pula warnanya memang yang saya mau. Warna ini dideskripsikan sebagai “brown-ish red”. Di bibir saya, sih, lebih kentara warna cokelatnya ya. Namun yang bikin saya kagum adalah formula liquid lipstick ini yang nyaman banget di bibir, nggak kalah dengan lipstik-lipstik buatan luar negeri. Teksturnya mirip mousse, jadi agak kental, tapi saat dipakai di bibir agak sheer, sehingga harus dipakai beberapa kali agar warnanya pekat. Liquid lipstick ini sama sekali nggak bikin bibir kering, cukup tahan lama, dan meninggalkan stain setelah beberapa jam. Suka banget dengan produk ini!

rollover reaction maxwell

NYX Liquid Suede Metallic Matte – Biker Babe

Awalnya saya sempat ragu dengan warna metallic. Tapi beberapa tahun terakhir setelah liquid lipstick jadi tren, muncul juga tren liquid lipstick dengan warna metallic matte. Saya pun penasaran dengan koleksi terbaru NYX yang baru diluncurkan pertengahan 2017 kemarin. Saya pun kaget ternyata produk ini melebihi ekspektasi saya. Teksturnya nyaman banget di bibir dan ternyata warna metallic matte itu keren juga ya. Saya pilih warna Biker Babe yang dideskripsikan sebagai warna “burgundy”. Warnanya cukup vampy dan saya pikir cocok banget untuk musim gugur.

nyx biker babe

Estee Lauder Pure Color Envy Matte – Raw Edge

Dibandingkan dengan warna-warna lipstik sebelumnya, warna lipstik yang satu ini cenderung netral. Di bibir saya, lipstik ini tampak memiliki perpaduan warna cokelat dan pink, sehingga bisa dipakai kapan saja dan dipadankan dengan riasan mata warna apa pun. Saya baru pertama kali membeli lipstik Estee Lauder Pure Color Envy Matte ini, and I’ve gotta say, I really like it. Tekstur matte-nya nyaman banget dan nggak bikin bibir kering. Saya jadi penasaran banget dengan warna-warna lainnya, karena ada beberapa warna bold yang sangat menarik (menurut saya).

estee lauder raw edge

Berikut ini swatches lipstik-lipstik tersebut di tangan saya.

fall lipsticks 2017 (3)fall lipsticks 2017 (4)fall lipsticks 2017 (5)

Oke.. itu dia enam lipstik yang lagi sering saya pakai akhir-akhir ini, untuk menyesuaikan dengan warna-warna dedaunan musim gugur di Wina, hehe. Semoga terhibur dengan isi blog ini.. dan semoga nggak bosan dengan pembahasan soal lipstik 😄<<<<<<<<<<<
<<<<<<

NYX Soft Matte Lip Cream New Shades Review

Saya merasa bersalah nggak pernah membicarakan tentang NYX Soft Matte Lip Cream (SMLC) di blog saya, padahal liquid lipstick yang satu ini merupakan salah satu favorit saya. Bahkan bisa dibilang, pertama kalinya saya berkenalan dengan liquid lipstick ya dengan NYX SMLC. Warna pertama yang saya beli adalah Antwerp, lalu saya beli warna Prague, Monte Carlo, Addis Ababa, dan Ibiza.

Berhubung baru-baru ini saya borong beberapa warna baru NYX SMLC, jadi saya pikir sekalian saja review warna-warnanya sebelum saya kelupaan lagi.

Sebenarnya warna-warna baru NYX SMLC ini sudah ada sejak awal tahun ini. Ada 12 warna baru, mulai dari berbagai macam nuansa cokelat hingga warna biru. Jadi total ada sekitar 34 warna NYX SMLC digabung dengan warna-warna lama yang semuanya dinamakan berdasarkan nama kota di dunia (sayangnya tidak ada Jakarta dan Vienna).

Ada empat warna yang saya beli, yaitu Rome, Budapest, Paris, dan Seoul.

nyx-smlc-new-colors-on-my-lips

 

Rome dideskripsikan sebagai warna “warm nude with red undertone“. Warnanya cukup natural di bibir saya. Nude tapi tidak terlihat pucat. Ini merupakan warna yang saya rekomendasikan untuk mereka yang suka warna-warna natural.

Budapest adalah warna “deep mauve with red undertone“. Ini merupakan warna favorit saya dibanding tiga warna lainnya yang saya beli. Warna-warna earthy seperti ini, menurut saya, merupakan warna yang jadi favorit di akhir tahun ini (dan sepertinya akan terus jadi favorit hingga awal tahun depan).

Paris merupakan warna “hot pink”. Saya beli karena saya suka kota Paris (guilty!). Warnanya sendiri menurut saya lebih ke arah fuchsia, sementara warna Addis Ababa yang dideskripsikan sebagai “bright fuchsia” malah lebih cocok jika disebut sebagai “hot pink”. But then again, it’s just my opinion.

Seoul adalah warna “violet“. Bisa dibilang lipstik warna violet adalah kelemahan saya (hehe..). Jadi saya harus banget punya warna Seoul ini di koleksi saya. Warna violet ini sangat wearable, karena menurut saya tidak terlalu ungu. Dibanding warna lainnya, saya merasa warna ini agak sheer dan tidak terlalu pekat seperti yang lainnya, which is a downside, karena saya ingin warna ini terlihat lebih opaque.

Di bawah ini saya membandingkan warna-warna NYX Soft Matte Lip Cream dengan beberapa lipstik yang saya miliki. Seperti dapat dilihat, warna Paris mirip banget dengan MAC Girl About Town, hanya formulanya saja yang berbeda. Sedangkan Budapest memiliki warna undertone lebih merah dibanding Wardah Choco Town dan MAC Del Rio.

nyx-smlc-new-color-3

nyx-smlc-new-color-4

Secara keseluruhan saya suka koleksi ini dan saya suka karena NYX menambah banyak warna-warna baru (yang tentunya bikin saya bingung ingin memilih yang mana). Saya beri nilai 9/10 untuk NYX Soft Matte Lip Cream.. I love the formula, the range of colors, and it’s really affordable.

My Top 10 Fall Lipsticks 2016

Finally… I can talk about fall! Haha.. karena biasanya di Indonesia kan cuma ada dua musim, musim kemarau dan musim hujan. Sedangkan kalau kita mengikuti tren di negara barat yang punya empat musim, kita jadi mengenal tren berdasarkan musim semi, panas, gugur, dan dingin.

Personally, saya suka banget musim gugur alias fall alias autumn. Musim ini udaranya mulai sejuk (nggak panas dan belum terlalu dingin), warna-warna daunnya cantik (mulai dari kuning, oranye, hingga merah kecokelatan, koleksi busananya pun lebih menarik (scarf, boots, dan coat sudah mulai bisa dipakai, nih..).

Nggak cuma warna busana saja yang mengikuti musim, warna lipstik juga. Untuk musim gugur kali ini, ada beberapa  warna lipstik yang menjadi pilihan saya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
My top 10 fall lipsticks 2016
1. Maybelline Creamy Matte Lipstick – Touch of Spice

I love love love this lipstick from Maybelline. I think this one is the best matte formula from Maybelline. Sayangnya, rangkaian koleksi creamy matte ini nggak masuk ke Indonesia dan saya pun harus membelinya secara online.

Touch of Spice merupakan warna rosy plum dengan sedikit unsur warna cokelat yang cantik. Warnanya pas banget untuk sehari-hari dan menurut saya pas banget buat fall (walaupun masih cocok juga sih dipakai saat spring atau summer).

Oh iyaa.. lipstik ini juga tahan lama. It lasts all day (even after heavy eating) and still feels comfortable on my lips. 

2. Essence Matt Matt Matt Lipstick – 03 Wow Effect

Lipstik yang satu ini baru saja saya beli setelah sampai di Wina. Selain suka lihat-lihat counter kosmetik, saya juga suka banget ke drugstore untuk melihat berbagai macam kosmetik drugstore dengan harga terjangkau.

Salah satu merek yang sepertinya cukup oke (kualitas bagus dan harga murah) adalah Essence. Saya memilih rangkaian lipstik matte-nya, yang kayaknya juga belum lama ini diluncurkan. 

Dengan harga di bawah €3, lipstik ini oke banget. Warnanya memang tidak terlalu opaque, tapi saya suka warna mauvy pink ini yang pas banget di bibir saya.

3. MAC Matte Lipstick – Velvet Teddy

Kadang-kadang saya pengen juga pakai lipstik warna nude, jadilah pilihan saya jatuh ke Velvet Teddy ini, salah satu warna lipstik yang jadi favorit di kalangan pencinta lipstik MAC.

Buat mereka yang berkulit putih dengan bibir pucat, pasti warna lipstik yang dideskripsikan sebagai “deep-tone beige” ini bakal terlihat jelas. Tapi di bibir saya yang agak gelap, warnanya jadi beige muda yang sangat pucat. Saya biasanya mengakali dengan memakai lip liner. Pilihan saya antara MAC lip pencil Chiccory atau Whirl, supaya warnanya lebih keluar.

4. MAC Satin Lipstick – Del Rio

Satu lagi lipstik MAC yang menurut saya cocok untuk suasana musim gugur adalah Del Rio. Lipstik ini memiliki perpaduan warna plum dan cokelat, jadi berbeda dengan Retro (yang lebih peach) dan Whirl (yang lebih pink), walaupun ketiganya sama-sama punya unsur warna cokelat.

Del Rio menurut saya lebih gelap dibanding Retro dan Whirl, tapi tetap wearable. Lipstik ini memiliki formula satin yang nyaman di bibir, bahkan menurut saya lebih nyaman dibanding matte dan warnanya sama pekatnya.

5. Ofra Cosmetics Liquid Lipstick – Miami Fever

Ini dia salah satu liquid lipstick favorit saya. Memang, sih, saya tidak pernah membicarakannya di blog ini (karena kebanyakan yang mau ditulis tapi waktunya nggak ada, hiks). Makanya sekalian saja saya tulis di sini review soal Ofra Cosmetics ini.

Tekstur liquid lipstick dari Ofra ini menurut saya adalah yang paling nyaman di antara semua liquid lipstick yang pernah saya coba. Teksturnya kayak mousse dan sama sekali nggak bikin bibir kering, tapi warnanya tahan lama banget!

Saat saya pakai liquid lipstick ini, warnanya nggak hilang bahkan setelah saya makan steak berlumurkan butter dan kentang goreng dan setelahnya saya bersihkan bibir pakai tisu. Mama saya saja sampai bingung, kok lipstik saya masih utuh seperti tak tersentuh (hehe).

Warna Miami Fever ini dideskripsikan sebagai warna burnt terracotta. Warna ini diciptakan berkat kerja sama Ofra bareng Kathleen Lights (seorang YouTuber/Beauty Vlogger yang cukup terkenal). Warnanya memang unik banget dan saya suka karena warnanya mengingatkan saya dengan warna dedaunan di musim gugur.


6. YSL Rouge Pur Couture – 04 Rouge Vermillon

Apakah saya pernah bilang bahwa tekstur lipstik YSL Rouge Pur Couture merupakan yang paling nyaman? Jika belum, saya akan bilang sekarang. Saya memang suka banget dengan lipstik YSL, karena formulanya nyaman, tahan lama, nggak bikin bibir kering, dan pilihan warnanya banyak.

Salah satu lipstik YSL Rouge Pur Couture yang jadi favorit saya adalah warna Rouge Vermillon. Memang sepertinya warna ini jarang dibicarakan, ya nggak seheboh warna Rosy Coral, Le Fuchsia, atau seikonik warna Le Rouge.

Namun menurut saya, warna Rouge Vermillon ini cantik banget. Di bibir saya, warnanya terlihat seperti warna merah raspberry. Warna merah yang nggak ‘ngejreng’, sangat wearable untuk daytime, tapi tetap terkesan bold.

7. Chanel Rouge Allure Velvet – 58 Rouge Vie

Lipstik yang satu ini merupakan bagian dari koleksi Chanel Fall 2016, Le Rouge Collection N°1. Ada beberapa warna lipstik, dari merah oranye hingga cokelat gelap. Pilihan saya jatuh ke warna Rouge Vie, yang dalam website Temptalia dideskripsikan sebagai “muted medium-dark reddened plum”. Namun di bibir saya tidak kelihatan warna plum-nya, yang ada hanya warna merah dengan unsur warna cokelat.

Saya suka dengan Chanel Rouge Allure Velvet, karena teksturnya yang nyaman di bibir. Sayangnya, saya juga punya masalah dengan lipstik ini, karena setelah beberapa jam dipakai bibir akan terasa kering. Jadi perlu ekstra lip balm saat pakai lipstik ini. With that said, I still love this color and I think it’s perfect for fall.

8. Urban Decay x Gwen Stefani – Rock Steady

Saat tahu Urban Decay berkolaborasi dengan Gwen Stefani (salah satu penyanyi favorit saya..and I love her style) saya pun langsung mengontak kakak saya di US untuk membeli lipstik ini (karena waktu itu Urban Decay belum masuk ke Indonesia).

Warna Rock Steady ini menurut saya warna yang paling bagus di antara koleksi UD x Gwen. Warna lipstik ini dideskripsikan sebagai warna “deep wine red” dengan tekstur cream. Bagi pemilik kulit sawo matang atau kecokelatan seperti saya, wajib punya deh warna merah gelap seperti ini. 

Selain itu, tekstur cream-nya juga sangat nyaman. Memang, sih, mudah bleeding alias pas dipakai bisa keluar dari garis bibir dan sangat transferable alias gampang nempel di gelas atau tangan. Tapi tetap saja warnanya sangat sangat tahan lama dan tetap nyaman di bibir.

9. Urban Decay Matte Revolution Lipstick – Afterdark

Another one from Urban Decay, kali ini dari rangkaian lipstik Matte Revolution. Meski matte, tekstur lipstik ini sangat nyaman di bibir. Saya suka banget warna ini yang memiliki percampuran warna dark purple and pink berry.

Maaf kalau di foto swatch di bawah, warnanya jadi tidak kelihatan jelas. Tapi saya sudah pernah me-review lipstik Matte Revolution ini, jadi bisa lihat lebih jelas warna lipstiknya saat dipulaskan di bibir saya.

10. Lancome L’absolu Rouge Definition – 393 Le Prune

Fall kurang lengkap tanpa vampy lipstick.  Well, sebenarnya warna Le Prune ini nggak vampy banget, sih, tapi paling gelap di antara semuanya.

Buat yang pengen mencoba lipstik warna gelap, tapi nggak mau terlalu gelap nyaris hitam bisa mencoba warna plum gelap dari Lancome ini. Saya juga pernah membuat review tentang koleksi Lancome L’absolu Rouge Definition ini kalau mau tahu lebih banyak tentang tekstur dan formulanya.


Okay… I think that’s all. Hope you all enjoy reading this. And tell me, what’s your favorite lipstick for fall?

xoxo