Trip to Barcelona, Spain

Aduh.. duh.. sebenarnya cerita ini sudah agak basi ya (atau malah udah basi banget), hahaha.. Begitulah kadang-kadang punya ide tulisan banyak, tapi memulai untuk menulisnya itu yang agak malas.

Oke, cerita singkat saja kali ya. Jadi pas liburan Natal tahun kemarin (iya, tahun 2017 kemarin), saya, Yudo, dan Alanna memutuskan untuk pergi berlibur ke Barcelona, Spanyol. Kami memilih kota ini, karena setelah browsing, tiket pesawat ke Barcelona-lah yang paling terjangkau di antara yang lain. Saya juga belum pernah ke sana, jadi berangkatlah kami.

barcelona-bluestellar (2)

Kami di sana selama 3 hari 2 malam dan menginap di Hotel Jazz, yang sangat kami rekomendasikan. Hotelnya enak dan letaknya strategis banget. Tinggal jalan sedikit sudah banyak toko-toko dan tidak terlalu jauh dari Plaza Catalunya.

Dari airport kami naik shuttle bus yang haltenya tidak jauh dari hotel, jadi sangat memudahkan untuk para turis, deh. Apalagi harga tiketnya pun tidak mahal (lumayan mengirit biaya taksi dari airport ke hotel dan dari hotel ke airport).

Hari pertama, kami jalan-jalan ke Camp Nou, yang menurut saya sangat melelahkan. Kenapa? Karena tempat ini tidak stroller friendly. Waktu ke sana, Alanna sedang asyik tidur di stroller. Jadilah kami mengangkat-angkat stroller mengelilingi stadion yang banyak anak tangganya ini. Huft!

Setelahnya, kami jalan-jalan keluar masuk toko, deh. Oh iya, meski malam Natal, toko-toko di Barcelona tetap buka sampai jam 8 malam. Katanya, biasanya tiap hari Minggu toko-toko sebenarnya tutup. Namun selama bulan Desember, toko-toko itu buka terus selama 7 hari dalam seminggu demi memenuhi kebutuhan orang-orang yang mau belanja kebutuhan Natal. Enak, ya.. kalau di Wina mah udah bye, deh, kayak kota sepi nggak ada toko yang buka.

Hari kedua, kami keliling pakai bus tour, mulai dari Sagrada Familia sampai Park Guell. Ini merupakan dua tempat yang wajib dikunjungi turis kalau ke Barcelona. Dua tempat ini merupakan hasil karya Antoni Gaudi, arsitek kebanggaan Barcelona. Banyak sebenarnya hasil karya dia, tapi tidak sempat kami datangi semua.

barcelona-bluestellar (3)
Sagrada Familia

barcelona-bluestellar (4)

barcelona-bluestellar (1)
Park Guell

Hari ketiga, kami berfoto-foto di sekitar Plaza Espana. Setelahnya, kami ke mall yang katanya buka sepanjang tahun, karena letaknya dekat dengan Marina. Sorenya, kami pulang kembali ke Wina, deh.

Jujur, saya suka banget kota ini, karena rasanya begitu ‘hidup’. Pilihan makanannya juga bervariasi, meskipun jam makan malamnya aneh (menurut saya). Restoran pada umumnya tutup sore hari dan baru buka jam 9 malam untuk waktu makan malam.

Kalau mau lihat lebih jelas lagi soal Barcelona, silakan ditonton saja vlog saya selama 3 hari 2 malam di sana.

 

 

Celebrating New Year with Trip to Madrid

Halo 2017.. Saya tidak sempat menuliskan apa saja yang terjadi di 2016 kemarin. Ah well, yang pasti sepanjang 2016 banyak memori menyenangkan dan banyak perubahan dalam hidup saya. Berhenti kerja dan pindah ke Austria merupakan langkah besar dalam hidup saya. Menjadi seorang ibu rumah tangga dan mengurus anak secara full time juga bukan sesuatu yang pernah saya bayangkan dalam hidup saya. Meski begitu, saya menikmati setiap menitnya.

Anyway, hari pertama di tahun 2017 saya habiskan dengan berlibur ke Madrid, Spanyol. Ini bukan liburan keluarga, melainkan liburan bersama ibu-ibu Dharma Wanita di Wina. Jujur saja, sebenarnya saya deg-degan, karena ini merupakan pertama kalinya saya pergi berlibur membawa Alanna tanpa keluarga. Saya pernah pergi berlibur dengan Alanna bersama mama dan kakak saya, tapi cuma ke Bandung dan cuma tiga hari. Waktu itu juga sempat ke Frankfurt bersama mama, dan juga cuma tiga hari.

Sedangkan perjalanan ke Madrid ini selama 6 hari 5 malam, dengan jadwal yang cukup padat. Untungnya, karena pergi bersama ibu-ibu yang pastinya lebih berpengalaman dari saya soal mengasuh anak, saya cukup dibantu sepanjang perjalanan.

Kesan saya selama di Madrid, sumpah saya capek, haha.. Ada beberapa tempat di mana saya tidak bisa bawa stroller, sementara perjalanannya naik-turun tangga, jadilah saya gendong Alanna kemana-mana sampai punggung pegal. Saya memang bawa gendongan, tapi karena jaket tebal dan licin (udara di sana di bawah 10 derajat dengan angin yang cukup dingin), jadilah Alanna merosot terus. Padahal minggu-minggu sebelumnya di Madrid cuaca cukup cerah dan suhu di atas 10 derajat, jadi cukup nyaman. Entah kenapa, justru pas saya di sana, cuacanya malah jadi dingin dan beberapa kali hujan.

Untungnya, selama perjalanan, Alanna tergolong anteng dan jarang rewel. Dia juga tidak sampai sakit atau kecapekan, walaupun makannya jadi agak tidak teratur. Jika dilihat secara keseluruhan, saya memang kurang puas menikmati liburan ini. Sepertinya banyak tempat yang ingin dilihat, tapi waktu sepertinya cepat banget berlalunya. Lalu ada beberapa tempat yang sebenarnya ingin saya nikmati, tapi tidak kesampaian. Sebenarnya saya ngiler sama jalan-jalan di kota Madrid yang ada deretan toko-toko, mirip seperti di Times Square New York. Jalan-jalan pun terasa kurang santai, karena mengejar banyak tempat yang dikunjungi, yang sebagian besar justru di luar kota Madrid.

Memang, sih, kotanya cantik banget. Banyak gedung-gedung kuno dan arsitektur menarik yang bisa dilihat. Selain itu, Madrid itu kota yang ramai banget (kalau saya bandingkan dengan Wina yang kayaknya adem ayem). Hingga pukul 12 malam saja, kota ini masih ramai dengan orang yang berjalan-jalan di pusat kota atau sekadar mencari snack di malam hari (pastinya pilihan para turis adalah churros.. yang menurut saya bentuknya kayak cakue, hehe).

Oh iya, saya juga sempat menonton pertunjukan Flamenco, tarian khas Spanyol. Buat para turis, sepertinya harus nonton, karena memang menghibur banget (walaupun kita nggak ngerti apa yang mereka nyanyikan). Bahkan Alanna saja menikmati banget pertunjukan ini. Pertunjukannya sendiri di dalam restoran jadi bisa sambil makan malam, tapi bisa juga memilih tanpa makan malam (hanya minuman dan cemilan saja). Lama pertunjukannya sekitar 1,5 jam dengan beberapa sesi tarian dan nyanyian. Pokoknya seru banget, menurut saya.

Selain Madrid, saya juga mengunjungi Toledo dan Segovia. Sebenarnya ada juga jadwal ke Cordoba, tapi saya memilih tidak ikut karena jarak yang cukup jauh dari Madrid (4-5 jam menggunakan mobil atau 2 jam menggunakan kereta). Akhirnya saya memilih untuk tetap tinggal di wisma dubes tempat kami menginap untuk beristirahat seharian penuh. Siapa tahu saya bisa ke sini lagi bersama suami dan jalan-jalannya bisa lebih santai.

Ini sedikit foto-foto saya bersama Alanna di Madrid.

toledo
Toledo, Spain
img_4290
Plaza de Toros
img_4400
Toledo
andhina-alanna-madrid-palace
Catedral de Santa Maria la Real de la Almudena
andhina-alanna-toledo
Me and Alanna
andhina-alanna-madrid
In front of Santiago Bernabeu Stadium
andhina-segovia
Alcazar de Segovia