Euro Trip 2017: Prague, The Fairy Tale City

Oke, sampailah saya di akhir perjalanan keliling beberapa negara Eropa tahun ini. Destinasi terakhir kami adalah Praha alias Prague, Ibu Kota Republik Ceko. Praha ini memang terkenal sebagai kota wisata yang dihiasi gedung-gedung kuno dan antik. Belum lagi patung-patung kuno yang memiliki makna sejarah tersendiri.

Kota ini juga dikenal dengan sebutan “The city of thousand spires” alias kota dengan ribuan menara, karena memang di kota ini terdapat banyak bangunan-bangunan yang menjulang tinggi.

Sayangnya, saya hanya sempat menginap semalam di kota ini dan hanya sempat berjalan-jalan sebentar saja di kota tuanya. Beberapa tempat yang menarik di Praha ini antara lain, Astronomical Clock, jam yang dibuat pada abad pertengahan ini begitu rumit, karena menggambarkan pergerakan matahari dan bulan, serta tanggal, jam, hingga zodiak (haha, saya juga nggak bisa bacanya, sih..). Ada juga Charles Bridge yang melintas di atas Sungai Vltava, yang dihiasi 30 patung santo.

Praha ini juga dikenal sebagai “Fairy tale city”, karena setiap landmark di kota ini punya cerita dongeng atau legenda atau mitos (yang tentu saja bisa dipercaya, bisa juga tidak). Soal Astronomical Clock, misalnya, saking hebatnya jam tersebut, pemerintah setempat tidak menginginkan ada negara lain yang memiliki jam serupa. Sehingga atas perintah dewan kota Praha, si pembuat jam terpaksa dibutakan matanya agar dia tidak bisa membuat ulang jam tersebut. Si pembuat jam pun kesal dan dia merusak jam tersebut hingga tak bisa digunakan lebih dari satu abad lamanya.

Lalu ada pula cerita dongeng tentang pembuatan Charles Bridge, yang kerap mengalami kerusakan. Bangunannya sering roboh dan akhirnya sang arsitek meminta bantuan pada “iblis” untuk membantunya membuat jembatan tersebut. Si iblis memenuhi permintaan arsitek dengan syarat, dia meminta tumbal orang pertama yang melintasi jembatan tersebut. Si arsitek mencoba untuk mengakali iblis dengan membawa seekor ayam dan berusaha menyuruh ayam itu untuk melintasi jembatan. Tahu akan diakali oleh arsitek, iblis pun pergi ke rumah arsitek dan mengatakan pada istri arsitek kalau dirinya ditunggu oleh suaminya di jembatan tersebut. Ketika arsitek sampai di jembatan, dia baru sadar kalau istrinya sudah melintasi jembatan itu dan dia pun menjadi tumbal untuk si iblis. (hii.. serem ya).

Nah, legenda lainnya (yang katanya fakta, sih) adalah kisah tentang Holy Roman Emperor Charles IV, yang sangat percaya akan numerologi. Saat Charles Bridge ini akan dibangun, dia berkonsultasi dulu pada ahli numerologi untuk mencari tanggal baik. Jembatan itu mulai dibangun pada tahun 1357, hari ke-9 dari bulan ke-7, pada pukul 5:31 pagi. Raja Charles pula yang meletakkan batu pertama dari jembatan tersebut.

Cerita lainnya mengisahkan tentang salah satu patung yang terdapat di Charles Bridge, yaitu Jan of Nepomuk (Santo John), patung santo yang di atas kepalanya dihiasi lingkaran dengan lima bintang. Legenda menceritakan tentang Wenceslas IV, putra dari Raja Charles, yang dikenal sebagai pria menyebalkan. Wenceslas meminta Jan, yang merupakan seorang pastor, untuk menceritakan rahasia apa yang diceritakan Ratu pada Jan. Namun Jan menolak dan akibatnya lidah Jan malah dipotong (ew!). Jan pun diikat dan dimasukkan ke dalam karung, lalu dibuang ke sungai dari atas Charles Bridge. Meski arus sungai cukup deras kala itu, tubuh Jan tetap mengambang di tempat yang sama selama beberapa hari. Begitu tubuhnya tenggelam, tampak lingkaran dengan lima bintang di atas air. Sekarang, Jan malah menjadi salah satu patung santo pelindung di Charles Bridge.

Saya sendiri memang suka banget dengan cerita dongeng dan mitos seperti ini. Jadi penasaran pengen tahu lebih banyak soal dongeng-dongeng di Kota Praha. I definitely gonna go back here again. Waktu saya ke sana, saya tidak sempat menjelajahi Charles Bridge, karena baru sampai beberapa meter ke tengah, hujan turun dengan deras (huhu).

Begitulah cerita jalan-jalan saya keliling beberapa negara Eropa yang diakhiri dengan “saya masih belum puas” haha.. Sepertinya yang namanya liburan memang suka begitu ya, apalagi kalau liburannya seperti saya ini yang nggak pakai itinerary yang jelas, akibatnya banyak waktu yang kebuang karena bingung mau ke mana.

Ah well, setidaknya saya sempat mendatangi beberapa tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Semoga nanti bisa jalan-jalan lagi (sebelum saya kembali ke Indonesia tahun 2019) dan bisa share ceritanya di sini. Cheers!

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Astronomical Clock
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Charles Bridge
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Saint Ivo, salah satu patung santo di Charles Bridge
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Kota Praha yang dihiasi gedung-gedung kuno
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Cuma punya satu foto langit Praha yang cerah, selebihnya mendung.. hiks
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Sungai Vltava dan Charles Bridge
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Sungai Vltava

(All pictures taken by me)

Advertisements