BB Cream vs. CC Cream


20140501-091351.jpg

BB Cream alias Blemish Balm Cream telah menjadi tren di dunia kecantikan beberapa tahun terakhir. Sekarang, hampir semua brand kosmetik memiliki produk ini. Tapi kemudian mulai 1-2 tahun lalu, muncullah CC Cream yang akhirnya bikin orang bertanya-tanya, “Apa lagi ini???”

Saya akan mulai menjelaskan tentang BB Cream. Saya pertama kali berkenalan dengan produk ini ketika masih bekerja di majalah. Saya pergi liputan untuk launching produk BB Cream keluaran Face Shop.

Mendengar penjelasannya, sih, saya langsung tertarik dengan produk BB Cream. Produk ini menawarkan coverage hampir seperti foundation, tapi juga punya beberapa kelebihan lainnya, seperti whitening, SPF, pelembap, dan bahkan ada beberapa jenis BB Cream yang menawarkan keuntungan lainnya.

BB Cream sebenarnya dikembangkan di Jerman dan diperuntukkan bagi mereka yang memiliki masalah kulit. BB Cream juga diperuntukkan bagi mereka yang sedang dalam perawatan atau baru melakukan facial, dan tidak ingin wajah mereka tertutupi foundation yang tebal.

Saya sendiri dari dulu hingga sekarang bukan pemakai foundation, jadi produk seperti ini cocok buat saya. Cocok pula dipakai sehari-hari karena teksturnya yang ringan dan membuat tampilan wajah tampak natural, dengan sedikit menutupi kekurangannya.

Walaupun dikembangkan di Jerman, produk ini jadi tren ketika dipakai para selebriti di Korea Selatan. Dari Korea, tren itu merambah ke Jepang, China, Asia Tenggara, dan akhirnya Amerika lalu Eropa.

BB Cream yang pertama kali saya pakai memang dari Face Shop. Tapi itu memakan waktu beberapa bulan sejak acara liputan itu, sampai akhirnya saya memutuskan untuk membeli BB Cream. Saat itu, saya merasa teksturnya memang nyaman, tapi usai saya bekerja rasanya kulit saya tampak berminyak.

Kemudian masuklah Skin Food ke Indonesia. Tampaknya setelah Face Shop, Indonesia akhirnya kebanjiran berbagai macam produk Korea. Jika selama ini produk kecantikan dari Prancis dan Amerika mendominasi, kini produk kecantikan Asia masuk dan kualitasnya pun tak kalah.

Saya pun suka produk-produk Skin Food, mulai dari bedak, masker, pembersih, hingga blush on. Kandungan yang natural, packaging yang unik, dan tekstur yang nyaman di kulit bikin saya suka brand ini.

Pas banget ketika salah satu sahabat saya pergi ke Korea, satu hal yang saya titip dari dia tentu saja BB Cream keluaran Skin Food. Apalagi katanya harga kosmetik Korea jauh lebih murah di negara asalnya ketimbang di Indonesia, yang harganya sudah di mark up berkali-kali lipat.

Saya akhirnya mendapatkan Skin Food Aloe Sun BB Cream dengan SPF 20. I love this product! Saat memakainya pun kulit saya tampak lebih mulus dan warnanya lebih merata (walaupun di beberapa tempat biasanya wajah saya suka berjerawat).

Tapi perjalanan saya dengan BB Cream tidak selesai sampai di situ. Karena baru-baru ini saya ke Singapura dan akhirnya membeli Belif Tinted Moisturizer Waterdrop BB dengan SPF 20.

Belif ini merupakan produk Korea juga, namun sayangnya belum masuk ke Indonesia. Hmm… Waktu itu, sih, saya sempat melihatnya di Plaza Indonesia tapi kemudian tidak tahu mereka kemana, hehe.

BB Cream merek ini punya macam-macam jenis, tergantung kebutuhan coverage dan SPF. Saya pilih yang teksturnya lebih lembap. I love this one too! It has a light coverage and add a little glow on my skin.

Oke, sekarang lanjut ke CC Cream. Awalnya, produk ini dikembangkan di Jepang tapi kemudian dibuat oleh brand-brand ternama, khususnya high-end brands. CC Cream atau Color Correcting Cream, katanya sih basically is a tinted moisturizer, with SPF, but not like BB that has lots and lots of benefits.

Banyak juga yang bilang CC Cream hanya satu cara bagi brand untuk mengembangkan produknya dan membuat orang belanja lebih banyak. Well, it works.. At least for me, haha! Anyway, ada pula yang menyebut produk ini cocok buat mereka yang memiliki kulit merah, mungkin bekas jerawat, dark spots, dan juga untuk mereka yang membutuhkan coverage cukup tapi tidak terkesan ‘berat’ seperti foundation.

Just like it’s name, CC Cream gives you a better complexion. Jadi produk ini akan sangat cocok untuk mereka yang memiliki warna kulit wajah tidak merata.

Saya pun tertarik membeli CC Cream keluaran Clinique, karena saya adalah pengguna pelembap, sabun, dan toner Clinique sejak SMA. Saya membelinya saat di Perth Airport, harganya AUS$36, jauh lebih murah dibanding di Singapore dan Jakarta yang harganya Rp. 550.000.

Berbeda dengan BB Cream yang hanya punya 1 warna (atau maksimal 2) untuk segala jenis kulit, CC Cream punya beberapa shades berbeda. Saya pilih light medium, walaupun ternyata setelah dipakai warnanya seperti sedikit lebih gelap dari warna asli saya. Tapi saya kurang pede pakai warna yang light.

Lebih parah lagi si beauty advisor di sana malah menyarankan saya pakai warna medium deep, huh! Untung saya tak ikut saran dia, apalagi orangnya juga tidak ramah. Mungkin kalau saya beli langsung di counternya dan bukan di airport kayak gitu akan lebih baik. Jangan harapkan airport di Perth seperti di Singapore, deh!

I love this product too, karena memang membuat warna kulit saya lebih merata. Meski teksturnya lebih lembap, saya tidak merasa kulit saya jadi berminyak usai memakainya berjam-jam.

 

Saya pun cenderung akan memilih Asian BB Cream ketimbang Western. Bukan hanya karena Asian BB Cream punya banyak pilihan tipe, tapi juga karena mereka juga memiliki tekstur yang berbeda dengan Western BB Cream. Berdasarkan sejumlah review yang saya baca, tekstur BB Cream dan CC Cream keluaran brand Western hampir sama. Bahkan tidak beda jauh dengan tinted moisturizer.

Jadi mau pilih yang mana? Saran saya, sih, sesuaikan dengan kebutuhan.

Jika ingin produk yang punya banyak fungsi, pilih BB Cream, karena biasanya produk ini punya fungsi anti-aging, anti-wrinkle, brightening, sunscreen, dan lain-lainnya. Jadi BB Cream adalah produk makeup yang juga punya fungsi skincare alias perawatan kulit.

Sedangkan CC Cream, biasanya hanya berfungsi untuk meratakan warna kulit dan memiliki SPF untuk melindungi kulit dari sinar UV.

Kedua produk ini sama-sama melembapkan dan jika punya masalah kulit berminyak, tinggal pilih produk yang oil-free atau khusus diperuntukkan bagi jenis kulit itu.

Saya sendiri memiliki kulit kering cenderung kombinasi, jadi akan berminyak di T-zone. Saat memakai dua produk itu (tentunya tidak bersamaan, yaa…), kulit saya terasa nyaman, tidak kering, bahkan saya rasa kelembapan kulit saya makin bagus.

Jadi saya rekomendasikan produk BB Cream untuk mereka yang punya beberapa masalah kulit. Tinggal pilih saja produk yang sesuai dengan kulit kamu (jangan lupa baca labelnya!). Sementara saya rekomendasikan CC Cream untuk mereka yang punya kulit normal cenderung kering, yang hanya membutuhkan pelembap, ingin meratakan warna kulit, dan melindungi kulit dari sinar UV (jangan lupa cek kadar SPF-nya).

Advertisements

5 thoughts on “BB Cream vs. CC Cream

  1. haii.. masih pake cc cream clinique kah? aku barusan beli online yang light medium trus sekarang galau shadenya pas ga sama muka aku.. huhuhuhu…

  2. aku sempet pake cc creamnya Lumene (merek Finland), dan suka sih.. hasilnya lumayan natural walau harus pake tone yang paling gelap (hahah.. nasib pakai produk yang memang buat orang kulit putih yaaa). Tapi kalau pake produk cream ga tau kenapa kok kayaknya ga harus ya hasilnya di muka. Maksudku setelah diliat deket2 di kaca gitu. Akhirnya aku ganti ke mineral foundation dan baru suka banget sama hasil akhirnya yang bener2 alus setelah nyatu sama minyak alami dari muka.

    1. so far aku pakai BB Cream sih lumayan nyaman, tapi emg katanya tekstur Asian BB Cream sama Western BB Cream itu agak beda. Aku blm pernah coba mineral foundation, lebih ringan ya? soalnya kalo foundation biasa, aku makainya suka ga rapi jadi belang2 hehe..

      1. Iya.. Asal dipakai sesuai petunjuk sih enak bgt. Kl aku baca2 sih org2 pake mineral foundie yg tipe bubuk/padat dan ga suka karena pakainya kayak pake bedak tabur biasa, jadi ga maksimal hasilnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s