The So-Called Miss Advised


alice

Ada sebuah reality show yang menarik perhatian saya, judulnya Miss Advised. Ceritanya seputar tiga orang wanita single yang profesinya sebagai relationship expert atau ahli di bidang hubungan cinta.

Satu orang bernama Emily yang merupakan sex expert, tapi dia sendiri anti-monogami dan tidak mau menjalin hubungan dengan satu orang saja. Lalu ada Amy yang katanya the best matchmaker in New York, dia selalu memberi aturan pada kliennya tapi dia sendiri tidak pernah mengikuti aturan-aturan itu. Terakhir Julia, dating columnist, yang menurut saya paling asyik profesinya. Dia bisa pergi berjalan-jalan dan bekerja untuk berbagai media, mulai dari majalah, surat kabar, hingga media online, untuk menulis seputar tips berkencan.

Anyway, kesamaan dari ketiganya, selain menjadi relationship experts, adalah kehidupan personal mereka sendiri bisa dibilang cukup sulit terutama saat menjalin hubungan dengan seseorang. Mereka bisa menjadi ahlinya dalam memberikan ‘teori cinta’, namun pada kenyataannya mereka juga tetap menjalani jalan berliku untuk menemukan ‘The One’. Gara-gara hal ini pula, I feel that I can relate to them.

Di pekerjaan saya sekarang ini, selain menulis berita-berita seputar gaya hidup, fashion, kecantikan, kuliner, hingga berita-berita terbaru lainnya, saya juga dipercaya untuk menulis artikel tips. Segala macam tips pun saya tulis, mulai dari karir, keuangan, cinta, fashion, kecantikan, kesehatan, olahraga, hingga psikologi.

Kesannya saya sudah ahli banget, padahal sebenarnya saya juga dapat bahan-bahannya dari hasil browsing di internet, baca buku, baca majalah, dan sebagian lainnya ya berkat pengalaman pribadi juga. Lucunya, tidak semua tips ini saya lakukan di kehidupan pribadi. Jadi saya hanya pintar menulisnya, tapi belum tentu melakukannya.

Saya sendiri sangat menikmati menulis tips ini, karena sebenarnya saya pun jadi bisa belajar. Lalu ketika saya mengalami sesuatu, rasanya saya ingin langsung menulis seputar hal tersebut. Tapi ya.. sama halnya dengan para Miss Advised itu, saya ini kesannya si ahli relationship dan hubungan asmara, nyatanya kehidupan cinta saya..pffftt.

Ah well, the road to love was never easy… 🙂

Advertisements

4 thoughts on “The So-Called Miss Advised

  1. hehehe wah kalau lo malah lebih berasa lagi ya karena ada yang seprofesi, lebih ngerti lagi deh kalo teori sama kenyataan bisa beda jauh hehehe. bagus ya film nya, real banget. gw suka hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s