Another Year Has Passed


Sepertinya setahun lewat begitu saja dalam sekejap mata. Walaupun terasa sebentar dan saya selalu berkomentar, “Wah, satu tahun nggak terasa ya!” tetap saja waktu dalam setahun itu banyak sekali kejadian yang terjadi di dalam hidup saya. Ada beberapa hal signifikan yang saya alami, salah satunya adalah perubahan status saya yang tadinya engaged menjadi single. Saya, sih, tidak mau menyalahkan long distance relationship sebagai satu-satunya alasan, tapi mungkin itu juga yang menambah masalah dalam hubungan kami yang sebelumnya juga ada masalah. Saya tahu, saya punya andil cukup besar terhadap permasalahan yang ada, yang menyebabkan kegagalan ini. Namun, saya juga tahu bahwa saya sudah sungguh-sungguh berusaha untuk mempertahankannya. Akhirnya setelah pertengkaran yang sangat panjang, pada satu titik tertentu, saya memilih kebahagiaan saya dibanding berada dalam hubungan yang tidak sehat. Bukan keputusan yang mudah memang, tapi saya juga tidak mau menyesali apa yang sudah terjadi. Apa yang sudah terjadi dan berlalu, ya dijadikan pembelajaran saja buat saya.

Kemudian saya lulus S2 dan memutuskan resign, itu juga salah satu keputusan besar dalam hidup saya. Resign tanpa punya pekerjaan terlebih dahulu tentunya punya tantangan tersendiri. Setiap perusahaan yang mewawancarai saya penasaran kenapa saya resign sebelum mendapatkan pekerjaan baru, bahkan semua bertanya hal yang sama “Apa ada masalah di kantor sebelumnya?” Mudah-mudahan saja mereka percaya ketika saya bilang tidak ada masalah. Saya tidak pernah bermasalah dengan pekerjaannya, dengan bos, apalagi teman-teman saya (karena jujur saja saya sayang banget sama teman-teman kantor saya di Cita Cinta–and I miss them all so much!)

Lalu saya pergi berlibur, bertemu kakak dan keponakan-keponakan saya, sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi saya. Ada juga hal-hal menyedihkan lainnya dan yang bisa saya lakukan hanya menelan kenyataan pahit, bersedih, sebelum akhirnya bangkit lagi. Bahkan tanpa saya sadari di antara kesedihan saya itu, selalu ada keajaiban-keajaiban kecil dan kebahagiaan yang tak terduga. Makanya saya selalu yakin setiap hal yang terjadi pasti karena ada alasan tertentu. Everything happen for a reason.. right?

Di tahun ini pula usia saya genap 28 (astaga!). Posting saya terakhir yang membicarakan tentang umur adalah posting berjudul “Becoming 26” yang saya tulis 2 tahun lalu. Mungkin saya akan menganggap usia ini biasa-biasa saja kalau tidak ada pertanyaan-pertanyaan seperti, “Kapan menikah?”, “Kenapa belum menikah?”, dan sebagainya. Entah karena orang-orang tersebut tidak punya pertanyaan basa-basi lainnya atau memang karena pernikahan begitu penting dalam kehidupan seseorang terutama buat mereka yang dianggap sudah ‘dewasa’. Ketika memulai hubungan baru pun saya jadi punya rasa takut, terutama jika mengingat hubungan saya yang sebelum-sebelumnya. Takut terlalu banyak berharap yang ujung-ujungnya malah kecewa. Tapi saya ingat kalimat sahabat saya si Putri Katak, katanya “yang namanya jatuh cinta selalu ada resikonya, jadi ya terima saja”, kira-kira seperti kalau saya nggak salah ingat (mohon dibenarkan kalau salah ya, Nel!).

Anyway.. setiap tahun sudah selayaknya kita lewati dengan mengambil pelajaran, dari setiap tindakan kita, perkataan kita, bahkan tindakan orang lain ke kita. Bukan sok dewasa (tapi memang umur sudah makin tua), cuma saya pikir belajar dari apa yang kita alami, bisa membuat kita jadi orang yang lebih baik lagi. Tahun ini saya belajar, kita tidak bisa memaksakan sesuatu, apa pun rencana kita bisa berubah mendadak kalau memang jalannya tidak seperti itu. People change, mereka yang kita kenal bisa menjadi orang yang berbeda, karena mungkin ada satu waktu tertentu pengalaman membentuk mereka menjadi orang yang berbeda. Saya.. mungkin juga mengalami perubahan, walaupun masih ada bagian-bagian lainnya yang tetap sama.

Rambut saya juga berubah selama setahun terakhir ini 😀

Mengutip kata sahabat saya, muning, “What’s next?” Selanjutnya.. saya menyusun mimpi-mimpi saya lainnya, saya ingin berkarier, saya ingin bahagia, saya ingin mempelajari hal-hal baru, dan masih banyak lagi (yang sepertinya harus saya pikirkan lebih dulu, kira-kira apa saja yang akan saya lakukan di tahun ini). Di akhir 2011 ini, saya bisa bilang saya bahagia, jadi saya juga ingin memulai tahun 2012 dengan tersenyum. I’m so ready for 2012… 🙂

Advertisements

5 thoughts on “Another Year Has Passed

  1. That’s true! Being in a relationship is about taking risk and love is only for people whom brave enough to take the risk, dear 🙂

    Senangnya, kamu ingat :)))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s