I’ve Been Listening To…


Selain album terbaru Adele dan Lady Gaga yang sempat saya dengarkan berulang kali, ada tiga album yang juga sedang saya dengarkan akhir-akhir ini.

Beyonce “4”

Beyonce "4"

Angka 4 bukan hanya berarti ini adalah album keempat Beyonce, tapi angka 4 sendiri merupakan tanggal kelahiran miss B (4 September 1981). Angka 4 juga merupakan tanggal pernikahannya dengan Jay-Z yang dilangsungkan tanggal 4 April 2008. Walaupun saya bukan penggemar angka 4, sepertinya angka ini punya banyak makna buat Beyonce. Anyway, saya selalu punya rumus tentang musisi atau penyanyi yang sukses di album pertamanya, biasanya punya album kedua yang hebat, tapi agak menurun di album ketiga apalagi keempat. Tampaknya rumus ini tidak berlaku untuk Beyonce, karena tiap album punya kehebatannya masing-masing. Album Dangerously in Love jelas sukses di pasaran, album B’day punya lagu Irreplaceable yang sukses di chart, belum lagi album I am… Sasha Fierce yang menang berbagai penghargaan lewat lagu Single Ladies dan Halo. Di album keempatnya ini, Beyonce kembali menggebrak dunia musik dengan lagu Run The World (Girls) dengan video musik yang OMFG… it is really awesome!! Disusul dengan single keduanya berjudul, Best Thing I Never Had. Kedua lagu ini punya ciri khas Beyonce yang selalu bicara tentang kekuatan perempuan. Kalau mengira akan banyak lagu dengan musik up beat di album ini, mungkin akan kecewa, karena kita akan lebih banyak disuguhkan lagu ballad. Tapi tentu saja, lagu ballad Beyonce sama sekali tidak membosankan dan saya menyukai semuanya. Beberapa lagu favorit saya adalah, 1+1, I Care, I Miss You, End Of Time, dan I Was Here.

Incubus “If Not Now, When?”

Incubus "If Not Now, When?"

Bukan rahasia lagi kalau saya cinta banget sama band yang satu ini dan sudah mendengarkan semua album mereka. Memang, sih, di album-album terdahulu musik rock mereka sangat kental, tapi album kali ini musik mereka terasa lebih mellow. Ada yang bilang album kali ini membosankan, sedangkan menurut saya ini merupakan warna dan sisi yang berbeda dari Incubus. Bahkan mendengarkan lagu If Not Now, When? membuat saya merasa nyaman, seperti membayangkan sore hari menikmati kopi dan merasakan hembusan angin. Haha.. weird huh? But that’s what I feel. Pendapat Brandon Boyd sang vokalis tentang lagu ini ditulisnya melalui twitter, “Slow is the new Black, Love is the new Now. Space, the new Psychedelia! Incubus band is a slow burn”. Lagu-lagu lainnya yang juga saya suka adalah Adolescents (single pertama di album ini), Promises,Promises, Isadore, Thieves, Friends and Lovers, Switchblade, dan In The Company of Wolves.

LMFAO “Sorry For Party Rocking”

LMFAO "Sorry for Party Rocking"

Saya memang tidak bisa jauh-jauh dari musik RnB dan Hip-Hop. Menurut saya, duo yang satu ini memberi rasa segar dalam musik RnB dan Hip-Hop, musik yang pasti bikin kita ikutan bergoyang, dan mau nggak mau ikutan bernyanyi. Apalagi single pertamanya Party Rock Anthem sukses banget di beberapa tangga lagu dunia dan sepertinya bisa jadi lagu wajib untuk karaoke (hehe). Ada juga beberapa lagu lainnya yang saya suka, Shots, Sorry For Party Rocking, Champagne Showers, dan Sexy and I Know It.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s