Coffee vs. Cigarette


Me, myself, and coffee

“Kopi itu temannya rokok”

Sebagai seorang pencinta kopi dan pembenci rokok, saya TIDAK SETUJU dengan pernyataan tersebut. Bahkan banyak juga para pencinta kopi seperti saya setuju bahwa pencinta kopi sejati tidak merokok. Karena rokok dapat mengurangi nikmatnya rasa kopi.

Selain itu, banyak juga yang bilang bahwa kopi dan rokok sama-sama beracun plus bersifat adiktif. Padahal, kafein dalam kopi punya banyak fungsi buat tubuh. Kafein dalam tubuh berperan untuk meningkatkan kerja psikomotorik, plus memberi efek segar dan peningkatan energi. Bahkan kopi juga mengandung anti-oksidan, jadi konsumsi segelas sehari masih tergolong aman. Kopi baru tergolong berbahaya kalau sudah dikonsumsi secara berlebihan, misalnya di atas 3 gelas sehari. Apalagi kalau kita bukan tipe orang yang banyak minum air putih, fungsi ginjal juga bisa terganggu karena terlalu banyak minum kopi.

Lain halnya dengan rokok, kalau yang satu ini sudah bisa dipastikan beracun. Dalam satu batang rokok saja bukan cuma nikotin, tar, dan karbon monoksida saja yang berbahaya. Kandungan lainnya seperti aseton, arsenik, amoniak, dan methanol juga sama berbahayanya. Ini baru sebagian saja, lihat lebih banyak kandungan menyeramkan lainnya pada rokok disini.

Intinya adalah… menurut saya kopi dan rokok tidak bisa disandingkan atau dikonsumsi bersama-sama. Maaf saja untuk para perokok, tapi pembenaran untuk merokok karena minum kopi atau sebaliknya, tidak masuk akal bagi saya. Anyway… buat para pencinta kopi coba juga lihat 7 tips sehat minum kopi disini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s