Another Cold and Windy Day


Masih di kota Perth, hari kedua, saya, mama, tante dan sepupu saya naik kereta menuju City. Terakhir kali saya kesini, untuk ke City harus beberapa kali naik bus, tapi sekarang lebih mudah dan lebih cepat. Hmmm…. seandainya saja di Jakarta ada transportasi umum senyaman dan sebersih disini. Sesampainya disana saya langsung ke Target, karena masih mengincar sepasang boots yang kemarin saya lihat di Fremantle. Ternyata, lagi-lagi tidak ada ukuran saya. Tapi, saya akhirnya menemukan model lain yang nggak kalah keren, dengan harga $34. Yahh.. lumayan lah.

Dari sana, saya keluar masuk beberapa toko rekomendasi kakak saya. Dulu, saya senang sekali belanja di Sportsgirl, tapi sekarang kok terasa mahal. Apa karena memang saya yang tidak bawa banyak uang atau memang harganya yang naik? Dari Cue, Witchery, Just Jeans, hingga Portmans, tidak ada baju bagus yang harganya di bawah $90. Setelah bingung harus kemana lagi, sepupu saya mengajak saya ke Harbour Town, sebuah tempat pertokoan yang masih tergolong baru. Cukup naik bus gratis dari City, hanya beberapa menit perjalanan saja.

Tempatnya tidak seperti mall yang tertutup dan hangat, disini tampak seperti mall dengan konsep outdoor sehingga angin kencang masih terasa selama kita berjalan-jalan didalamnya. Tapi yang paling menyenangkan disini adalah, SALE dimana-mana. Haha.. saya pun mendapatkan satu pasang boots lagi, kali ini dengan hak setinggi lima senti berwarna abu-abu. Tadinya saya sempat naksir boots tinggi berwarna beige seharga $80, tapi karena terasa mahal saya tidak jadi membeli. Apalagi boots tampaknya ada dimana-mana. Ketika naik di lantai 2, saya ketemu boots dengan merek yang sama, model berbeda, dengan harga $50. Apalagi, boots itu tinggal satu-satunya pas dengan ukuran kaki saya. Memang sudah jodoh 🙂

Ketika waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, toko-toko pun mulai tutup. Heran juga, karena setiap hari toko hanya buka sampai jam 5, sedangkan di Jakarta sampai jam 9 pun kita masih bisa jalan-jalan. Sehabis itu pun masih banyak tempat-tempat yang bisa dikunjungi, sedangkan disini semua aktifitas seperti berhenti di pukul 5. Bahkan the-so-called-late-night-shopping cuma sampai jam 9. Bandingkan dengan midnight shopping di Jakarta yang bisa sampai pukul 12 malam.

Besoknya, saya mengunjungi Kings Park untuk foto-foto. Senangnya melihat langit biru tanpa awan, hamparan rumput hijau, dan pohon-pohon tinggi yang rindang. Setelah puas foto-foto, saya melanjutkan perjalanan ke Carousel. Ini adalah mall 1 lantai, tapi besarnya minta ampun. Capek rasanya berjalan dari satu ujung ke ujung lainnya. Tapi saya menemukan beberapa baju bagus dengan harga yang lumayan. Haha.. puas rasanya belanja dengan harga miring.

After shopping at Harbour Town
Look at my new boots
Me and My Cousin at Kings Park
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s