One Day at The Mall


Hiburan di Jakarta apa lagi, sih, kalau bukan mall? Makanya nggak heran kalau mall terus menjamur. Kalau dulu cuma ada satu mall di setiap wilayah Jakarta, sekarang bisa ada dua mall yang saling berhadapan. Yang bikin saya heran, walaupun mall makin banyak dan ada mall yang bertambah besar, tetap saja tuh selalu ramai. Apalagi weekend, nggak ada mall yang sepi! Mungkin karena saya termasuk ‘anak’ mall, saya sering banget datang ke mall-mall baru. Dulu ketika Senayan City, Grand Indonesia, dan FX baru dibuka, saya kesana dalam keadaan mall yang masih kosong, toko yang buka masih sedikit, sepi pengunjung, dan AC-nya terasa dingin. Tapi, sekarang… nggak ada, tuh, dari tiga mall itu yang masih terlihat sepi.

Ditambah lagi sekarang lagi liburan anak sekolah dan kata-kata “SALE” mulai menyebar di setiap mall. Ada yang midnight sale, ada yang up to 80% ditambah iming-iming undian berhadiah mobil. Wow… pantas saja mall makin ramai. Hari ini saya ke Plaza Senayan bersama mama, karena memang sudah berjanji padanya untuk mengantarkan dia belanja di Food Hall. Rencananya, sih, hanya seperti itu. Tapi, kenyataannya, hehehe, kita tetap tergiur melihat barang-barang apa saja yang sedang diskon. Mulai dari Next, Zara, Mango, Nine West, hingga Metro kita kunjungi. Tadinya saya berjanji untuk tidak memakai uang saya, tapi begitu melihat celana pendek di Mango… hmmm, saya jadi tergoda.

Sehabis dari sana, saya masuk ke Athlete’s Foot, rencananya ingin cari sepatu futsal yang lagi diskon. Karena sepatu saya rusak dan hari Kamis nanti teman-teman kantor berencana main futsal lagi. Setelah lihat-lihat, saya menemukan kumpulan sepatu futsal, warna biru, putih, hitam, tapi pandangan saya langsung tertuju pada sepatu futsal Puma berwarna merah. Saya langsung bertanya ke penjaga toko, apa ini ada ukuran untuk cewek dan apakah ada ukuran 38 atau 39. Dia malah menjawab, “tapi ini sepatu futsal, mba” saya balas dengan berkata, “saya memang main futsal, apa cewek nggak boleh main futsal?” dia cuma tersenyum (mungkin karena kaget) dan langsung mencari sepatu dengan ukuran saya. Ternyata ukuran yang paling kecil adalah 40 dan muat di kaki saya. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya beli, deh. Aduh… lagi-lagi mengingkari janji sendiri, nih! Biarin, bisa atau nggak bisa main futsal, yang penting kan gaya dulu.. hehe..

Setelah kedua tangan saya dan mama penuh belanjaan, kita pun memutuskan untuk pulang. Eh, yang bikin sebal, ternyata di hari Sabtu ini saya masih belum juga terbebaskan dari macet. Akhirnya sampai di rumah saya merasa capek dan membatalkan pertemuan saya dengan Lipsy (yang sedang berada di jalan bersama kakaknya untuk pergi menonton). Saya pun memutuskan di rumah saja malam minggu ini, karena kebetulan pacar saya sedang ada acara keluarga. Ya sudah… no problem.

Advertisements

One thought on “One Day at The Mall

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s