Doll Domination World Tour


Sejak awal ketika saya tahu Pussycat Dolls akan konser di Jakarta, saya langsung berharap akan mendapat tugas liputan dari kantor. Tapi, sampai di hari H (tanggal 2 Juni 2009) belum juga ada kabar apakah majalah saya akan mengirimkan salah satu redakturnya untuk datang ke konser tersebut. Hingga akhirnya saya mendengar kabar dari teman saya, bahwa di press conference tanggal 1 Juni 2009 (saya tidak hadir karena tidak menerima undangan) salah seorang redaktur majalah lain (yang juga masih satu grup dengan majalah saya), sudah mengambil press id untuk majalah saya.

Langsung saja saya menemui redaktur tersebut untuk mengambil press id tersebut. Sayangnya hanya ada 1 press id. Dan dengan sedikit memohon, akhirnya saya ditugaskan untuk meliput konser PCD. Yipeee!!! Sebelumnya saya sempat pesimis, karena selalu gagal menonton konser penyanyi perempuan. Mulai dari Mariah Carey, Beyonce Knowles, Alicia Keys, sampai Rihanna (hiks!! kalau Rihanna memang karena 2 kali batal konser di Jakarta).

Saya pun sampai di Istora Senayan pukul 7 lewat dan langsung berkumpul dengan teman-teman sesama grup majalah. Baru sekitar pukul 8 kami dibolehkan masuk. Sempat berputar-putar dari satu gate ke gate yang lain. Awalnya saya pikir akan ditempatkan di festival, tapi ternyata malah di tribun. Cukup jauh memang, yah.. setidaknya bisa duduk kalau capek.

Doll Domination World Tour 2009

Tidak lama kemudian, muncul video Pussycat Dolls di big screen dan setelah itu mereka keluar dari panggung. Ada beberapa hal yang terasa kurang. Pertama, panggung yang luas tanpa dekorasi dan tanpa band atau penari latar jadi terkesan sepi (mereka menyanyi minus one). Kedua, Jessica Sutta absen dari konser kali ini karena cedera punggung. Lagu pertama yang mereka nyanyikan adalah Takin’ Over The World, yang langsung dilanjutkan dengan Beep, I Don’t Need a Man, Elevator, dan I Hate This Part. Nggak kurang 16 lagu mereka nyanyikan, sangat memuaskan, deh. Setelah lagu Stickwitu, mereka sempat masuk ke belakang panggung, setelah beberapa menit mereka kembali dan langsung menyanyikan Don’t Cha, Jai Ho, dan When I Grow Up.

Kalau soal suara dan stamina, Nicole Scherzinger memang juaranya. Tapi bukan berarti yang lain hanya jadi penyanyi latar. Buktinya Melody Thornton menyanyikan lagu Buttons sendiri. Dan suara Kimberly Wyatt dan Ashley Roberts juga terdengar (walaupun tetap tertutup suara Nicole, hehe). Soal wardrobe, tetap seksi, kok. Bustier, rok mini, low cut pants, boy shorts plus stocking dan boots hadir dengan warna hitam, silver, dan motif tartan.

Secara keseluruhan, konser ini terlihat oke kalau dilihat dari performance PCD. Apalagi mereka juga terlihat komunikatif ke penonton. Tapi, menurut saya agak sayang kalau mereka nyanyi minus one dan tidak diiringi band seperti konser-konser mereka di negara lain. Dan yang saya sayangkan juga, saya nonton sendiri dan tidak bersama teman saya yang juga sama-sama bisa menikmati musik PCD.

**Tulisan saya tentang liputan konser Pussycat Dolls ini akan ada di Majalah Cita Cinta edisi 14/X yang terbit tanggal 29 Juni 2009 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s