Love Fool


Kamis malam, usai liputan Bebe spring/summer 09 collection, saya melirik jam tangan. Pukul 7 malam. Pacar yang berjanji untuk menjemput saya, masih di jalan. Satu-satunya tempat paling pas untuk menunggu, tentu saja Starbucks, my favorite coffee shop. Kebetulan pas hari itu dan sebelumnya, Starbucks lagi ada promo Earth Day. Jadi bisa beli kopi favorit dengan setengah harga, kalau bawa tumbler atau mug sendiri.

Seperti biasa, saya memesan Ice Caramel Macchiato. Hmm.. kapan lagi bisa beli Starbucks dengan harga Rp 18.000? Anyway, sambil menunggu saya minum kopi dan melihat-lihat majalah. Karena sudah mulai bosan, saya teringat teman saya, Lipsy. Tadi siang dia sempat sms, katanya mulai tidak tahan ingin menghubungi cowok gebetannya itu, sebut saja MB (yang saya larang dia untuk tidak menghubunginya duluan). Saya pun menelepon Lipsy untuk menanyakan kabarnya.

Lipsy bilang dia sudah tidak tahan ingin menelepon atau setidaknya menegurnya di YM. “Kalau besok berarti sudah seminggu dong, boleh kan?” dia bertanya. Yah, saya sih menyerahkan itu semua ke dia, mau menghubungi MB atau tidak. Tapi, saya bilang ke Lipsy, kalau itu tidak akan mengubah keadaan atau perilaku dia ke Lipsy. Mungkin saya terkesan jahat dengan berkata seperti ini. Seakan-akan mematikan harapan sahabat saya. Namun, justru karena saya sayang pada Lipsy, saya berkata yang sejujurnya. Kalau memang si MB benar-benar tertarik, dia tidak akan menggantungi Lipsy. Sekali muncul, lama menghilang, tanpa kejelasan. Saya sebenarnya ingin Lipsy bahagia. Rasanya sulit kalau saat saya merasa senang, tapi di sisi lain sahabat saya sedang sedih.

Saya juga tidak menyalahkan Lipsy dan pernah merasakan apa yang dia rasakan sekarang. Yang namanya orang lagi jatuh cinta, kan kadang-kadang nggak pakai logika. Bukan kita juga yang minta, mau suka sama siapa. Kadang waktunya nggak tepat, kadang dengan orang yang tidak bisa kita dapatkan.

And this Love Fool…osophy, is killing previous illusions that

I had in my mind about you

Seems so true, all the lies you’re telling

Tragically compelling and my love, it means nothing to you

So maybe, I’m still a Love Fool

(Love Foolosophy – Jamiroquai)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s