Trip to Singapore (Day 3)


Ini dia hari terakhir di Singapore, berhubung pesawat kita baru berangkat sekitar pukul 5 sore, kita masih punya waktu untuk jalan-jalan sebentar. Tujuan hari ini adalah membeli parfum di Lucky Plaza. Di depan McDonald ada sebuah toko kecil yang menjual parfum dengan harga miring. Dari hari pertama datang, saya sudah penasaran ingin bertanya apakah parfum yang dijual asli atau palsu. Tapi sang penjaga toko (atau pemilik toko, saya juga tidak tahu) bernama Mohamed itu menyakinkan kita kalau semua parfum yang dijualnya itu asli. Ya sudah, saya langsung saja memilih Bvlgari Omnia Amethyst yang memang sudah saya incar sejak lama.

Mama juga nggak ketinggalan beli parfum, dia beli Bvlgari BLV dan Sarah Jessica Parker Lovely, belum lagi beberapa parfum untuk oleh-oleh. Benar-benar kalap. Apalagi ditambah cuap-cuap dari Mohamed yang lancar bahasa Indonesia, plus diskon khusus dari dia karena kita sudah membeli banyak. Dia bahkan bilang, jangan lupa oleh-oleh untuk abang (alias suami), tapi mama bilang sudah tidak punya abang. Terus Mohamed bilang, wah kalau begitu saya doakan supaya dapat abang lagi. Kita tertawa… dan mama bilang, lebih baik doakan anak saya aja. Tapi, si Mohamed bilang, jangan anaknya masih muda, nanti saja 10 tahun lagi. Heh?? Berarti nanti kalau saya sudah umur 35? Terus, Mohamed malah bilang, lho bukannya sekarang baru umur 18? Yeah, right.. kata saya.

Setelah dari sana, kita sempat jalan-jalan, masih di sekitar Orchard Road. Perut mulai terasa lapar, tapi masih belum ingin makan siang. Saya melihat kios OldChangKee, yang sebenarnya pernah saya coba di Jakarta, dan menjadi tergiur karena banyak orang yang membeli. Melihat sertifikat halal yang ditempel di kios tersebut, akhirnya saya beli, deh. Pertama saya beli 2 tusuk, satu untuk mama dan satu untuk saya. Satu tusuknya kira-kira $ 1.80 dan ternyata porsinya lebih besar dibandingkan yang di Jakarta, dan rasanya nyam..nyam.. Kurang puas, saya pun menambah satu tusuk lagi, haha.

Tepat pukul 1 siang, kita kembali ke rumah penginapan dan beres-beres. Kita langsung ke airport, karena sudah nggak ingin pergi kemana-mana lagi (sekalian lihat-lihat, siapa tahu ada yang bisa dibeli di Changi airport). Benar saja, ternyata disana banyak yang bisa dilihat. Saya membeli cokelat Kinder schoko bon favorit saya, juga beberapa cokelat lainnya untuk oleh-oleh. Belum lagi mampir ke toko Esprit de corp., dan menemukan sling bag turquoise yang sedang diskon, haha. Okay, sebaiknya ini yang terakhir. Tapi, kemudian tante Lely mengajak mama ke counter make up Chanel, mama pun tertarik membeli lipstiknya. Ketika mama bertanya kepada saya, mau lipstik nggak? Haha, nggak mungkin dong saya menolak tawarannya.  Kalau begitu, ini baru belanja yang terakhir.

Barulah dari sana, kita menuju ruang tunggu sebelum boarding. Berbeda dengan ruang tunggu di Jakarta, disini tersedia tempat untuk minum, telepon, dan komputer dengan internet gratis. Dan mereka yang menggunakan fasilitas internet, justru anak-anak kecil, dan tebak apa yang mereka lakukan? Update status di Facebook! Oh my, demam FB ternyata dari anak kecil sampai orang tua. Anyway.. berakhir sudah jalan-jalan singkat saya. Besok harus kembali bekerja. Ayo, semangat!

In front of Paragon
My mom and tante Lely
at Changi airport
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s