Trip to Singapore (Day 1)


Beberapa waktu yang lalu saya, mama, dan teman mama yang bernama tante Lely, pergi ke Singapore. Terakhir saya kesana tahun 2005 dalam rangka study tour kampus, cukup lama juga hingga akhirnya saya bisa pergi jalan-jalan kesana lagi. Sebenarnya acara jalan-jalan ini benar-benar dadakan, kami membeli tiket seminggu sebelum pergi, dan kebetulan kita pergi saat long weekend. Kita sampai di Singapore malam hari, sekitar pukul 11 malam waktu setempat. Sesampainya di airport kita langsung menuju tempat penginapan, sebuah rumah di jalan Kayu Manis (namanya kok sangat Melayu?) yang letaknya di belakang Lucky Plaza. Walaupun dulu terbiasa menginap di hotel, ternyata rumah penginapan ini tidak terlalu buruk. Apalagi biaya menginapnya jauh lebih murah dan terletak di dekat Orchard Rd., jadi memudahkan saya untuk pergi kemana-mana (baca: jalan-jalan ke mall plus shopping).

Pagi keesokan harinya, mama dan tante Lely sudah bersiap-siap untuk jalan-jalan. Padahal saya masih ingin bermalas-malasan di tempat tidur. Bukankah ini liburan? Untuk apa bangun pagi-pagi. Akhirnya dengan sedikit memaksakan diri saya bangun dan mandi. Pukul 9.30 pagi kita pun keluar dari rumah penginapan. Hari itu cukup panas, jadi saya memakai sleeveless top Mango saya (dengan dalaman tank top hitam karena bagian belakangnya terbuka hingga pinggang, hehe) dan celana pendek Giordano. Nggak lupa sling bag (yang muat segala macam kebutuhan saya, dompet, hp, make up kit, peta Singapore, kamera, dll), strappy gold sandals, dan kacamata bingkai merah Forever 21 (yang murah meriah, tapi sekarang menjadi kacamata favorit saya).

Sitting in front of Wisma Atria

Saya berjalan bersama mama dan tante Lely ke Lucky Plaza, kemudian menyeberang lewat subway menuju Wisma Atria. Tidak seperti di Jakarta, ternyata mall-mall disini jam 10 pun belum buka. Tapi, untungnya area foodcourt di Wisma Atria sudah buka, pas banget karena perut saya sudah lapar. Sayangnya, baru beberapa tempat makanan yang buka, dan yang sepertinya layak makan adalah dimsum. Itu pun hanya dua macam yang tidak mengandung babi. Saya dan mama memilih dimsum udang, ukurannya cukup besar dan ternyata rasanya enak, nyam..nyam..

Dari sana, kita menunggu lagi di depan Wisma Atria, menunggu anak tante Lely, bernama Daniel, yang sedang kuliah disana. Sepertinya dia akan menjadi tour guide selama di Sing. Setelah bertemu dia, mulailah kita tour de mall. Naik subway, lanjut naik bus. Dari Wisma Atria, Bugis Street, Bugis Junction, Suntec City Mall, sampai Vivo City. Pokoknya kaki terus dibawa jalan.

So tired at Vivo city

Setelah makan siang, saya menyempatkan dulu minum Ice Caramel Macchiato di Starbucks Bugis Junction, haha.. belum lengkap rasanya kalau belum minum kopi. Setelah itu, kita pergi ke Haji Lane. Sebuah jalan yang ada sederetan toko, mulai dari baju, pernak-pernik lucu, dan lainnya. Setiap toko punya konsep yang unik dan bentuk bangunan yang terkesan vintage. Ada satu toko yang cukup berkesan buat saya, karena di dalamnya ada dua ekor kucing yang sepertinya membantu si pemilik menjaga tokonya. Lucu sekali.. (sayang harga baju di toko-toko tersebut cukup mahal, mungkin karena barangnya terbatas sehingga terkesan eksklusif).

Love the concept
A beautiful cat

Pemberhentian terakhir kita adalah patung merlion, maskot dari Singapore. Padahal setiap kali ke Sing, selalu foto disitu, kok kayak nggak bosan yah? Tapi ternyata, patung tersebut baru saja tersambar petir. Pertama kali saya mendengarnya, langsung tertawa. Kok bisa-bisanya, yah, tersambar petir? Jadinya saya cuma berhasil foto di merlion kecil dan di depan merlion yang sedang ditutupi terpal biru karena sedang direnovasi. Nggak apa-apa, deh, setidaknya ada yang beda dengan foto saya bareng merlion kali ini.

Struck by lightning

Dari situ, kita kembali ke hotel. Huahhhh… lelah rasanya kaki saya ini. Dari pagi hingga jam 8 malam, tidak berhenti jalan. By the way, hasil buruan saya setelah tour de mall, sepasang sepatu Charles&Keith (mary jane shoes with high heels), denim shorts , skinny jeans, dan baju berwarna pink dengan bagian punggung yang terbuka seperti baju ballerina. Kira-kira besok akan hunting dimana lagi yah?

It was a very long day
Advertisements

One thought on “Trip to Singapore (Day 1)

  1. Dear Blue stellar (Maaf tidak tau namanya), mau tanya tempat penginapannya oke ga ? masih punya no contact atau emailnya ? karena september ini aku berencana ke sana bersama keluarga. Klo ada, boleh minta dikirim ke email juwitapirngadie@yahoo.com. Makasih banyak 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s